• Jelajahi

    Copyright © Liputanbhagasasi
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

     








    Saudi Airlines Tanggal 02 Maret 2026 akan Stop Penerbang menuju timur tengah

    Liputanbhagasasi
    Minggu, 01 Maret 2026, 03:36 WIB Last Updated 2026-02-28T20:36:09Z


    Liputanbhagasasi.com - Jakarta, Kantor Berita LBN - Sejumlah maskapai penerbangan internasional dilaporkan menghentikan sementara operasional penerbangan menuju kawasan Timur Tengah dan sebagian wilayah Eropa menyusul meningkatnya eskalasi konflik setelah serangan Israel terhadap Iran yang terjadi pada pagi hari ini.


    Informasi tersebut diperoleh dari konfirmasi sejumlah travel agent umrah kepada pihak maskapai, termasuk Saudi Airlines yang dijadwalkan mulai menghentikan penerbangan pada 2 Maret 2026. Kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipasi guna menjaga keselamatan penerbangan di tengah situasi keamanan regional yang belum stabil.


    Beberapa maskapai besar dunia turut mengambil keputusan serupa dengan menangguhkan operasional penerbangan ke sejumlah kota utama di Timur Tengah.


    Etihad Airways dilaporkan menghentikan seluruh penerbangan dari dan menuju Abu Dhabi (AUH). Sementara itu, Qatar Airways juga menangguhkan seluruh penerbangan dari dan ke Doha (DOH), disusul Emirates yang menghentikan operasional penerbangan dari dan menuju Dubai (DXB).


    Oman Air masih mengoperasikan rute Jakarta–Muscat (CGK–MCT), namun untuk sementara membatalkan penerbangan menuju dan dari Dammam, Amman, serta Dubai. Ethiopian Airlines tetap beroperasi normal, meski menghentikan penerbangan ke Amman, Yordania, dan Tel Aviv, Israel hingga waktu yang belum ditentukan.


    Saudi Airlines sendiri saat ini masih melakukan asesmen terhadap sejumlah kota tujuan di kawasan Timur Tengah guna menentukan langkah operasional selanjutnya, termasuk potensi penyesuaian jadwal penerbangan jamaah umrah.


    Di sisi lain, Malaysia Airlines memutuskan tidak mengoperasikan penerbangan dari dan menuju seluruh kota di Arab Saudi. Philippine Airlines juga menghentikan sementara penerbangan ke seluruh wilayah Timur Tengah.


    Maskapai asal India, Indigo Airlines, menghentikan penerbangan menuju Dubai dan Abu Dhabi. Srilankan Airlines serta China Southern Airlines turut membatalkan seluruh penerbangan dari dan menuju kota-kota di Timur Tengah untuk sementara waktu.


    Singapore Airlines sebelumnya telah membatalkan penerbangan tujuan Dubai pada 28 Februari dan 1 Maret 2026, sementara anak usahanya, Scoot, membatalkan penerbangan menuju Jeddah pada 28 Februari. Royal Brunei Airlines juga mengambil langkah serupa dengan menghentikan sementara operasional penerbangan ke seluruh kawasan Timur Tengah.


    Para pelaku perjalanan, khususnya jamaah umrah dan penumpang internasional, diimbau untuk terus memantau informasi resmi dari maskapai maupun agen perjalanan terkait perubahan jadwal keberangkatan dan kebijakan refund atau reschedule.


    Situasi penerbangan global diperkirakan masih akan mengalami penyesuaian seiring perkembangan kondisi geopolitik di kawasan Timur Tengah dalam beberapa hari ke depan. (Bachtiar/Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini