• Jelajahi

    Copyright © Liputanbhagasasi
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

     








    AMPHURI Imbau PPIU Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah terhadap Penerbangan Jamaah Umrah

    Liputanbhagasasi
    Minggu, 01 Maret 2026, 03:41 WIB Last Updated 2026-02-28T20:41:04Z

                                                                            Gambar ilustrasi

    Liputanbhagasasi.com - Jakarta, Kantor Berita LBN - Perkembangan situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah yang memanas akibat konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran mulai berdampak pada sektor transportasi udara internasional. Sejumlah maskapai penerbangan dilaporkan melakukan pembatalan, penjadwalan ulang, hingga perubahan rute penerbangan dari dan menuju kawasan tersebut.


    Kondisi ini berpotensi mempengaruhi operasional keberangkatan maupun kepulangan jamaah Umrah asal Indonesia. Menyikapi hal tersebut, Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) mengeluarkan imbauan kepada seluruh anggota Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) agar mengambil langkah antisipatif guna menjaga kelancaran perjalanan jamaah, disampaikan oleh Member AMPHURI kepada Awak media liputanbhagasasi.com.


    AMPHURI meminta seluruh PPIU untuk melakukan komunikasi intensif dengan maskapai penerbangan guna memperoleh informasi terbaru terkait status penerbangan jamaah sebelum keberangkatan menuju bandara. Informasi yang akurat dinilai penting agar jamaah tidak mengalami kebingungan apabila terjadi perubahan operasional penerbangan, Ujarnya.


    Selain itu, penyelenggara perjalanan diminta segera menyampaikan informasi kepada jamaah apabila terjadi perubahan jadwal, penundaan penerbangan, pengalihan rute, maupun pembatalan penerbangan. Transparansi informasi diharapkan mampu membantu jamaah memahami situasi global yang tengah berlangsung.


    Dalam imbauannya, AMPHURI juga menekankan pentingnya menjaga kualitas pelayanan kepada jamaah, termasuk memastikan ketersediaan akomodasi, konsumsi, transportasi lokal, serta pendampingan selama masa penundaan penerbangan, baik di Indonesia maupun di Arab Saudi.


    PPIU juga diharapkan menyiapkan langkah mitigasi serta rencana kontinjensi apabila terjadi penundaan berkepanjangan atau perubahan operasional yang berdampak pada jadwal ibadah jamaah. Koordinasi aktif dengan KJRI Jeddah, KBRI Riyadh, serta otoritas terkait menjadi bagian penting dalam memastikan keamanan dan kelancaran perjalanan jamaah Umrah Indonesia.


    AMPHURI turut mengingatkan agar seluruh penyelenggara memberikan pendampingan maksimal kepada jamaah dengan menjaga ketenangan serta memberikan penjelasan yang baik dan informatif sehingga jamaah tetap merasa aman dan nyaman selama perjalanan.


    Pemantauan perkembangan situasi internasional dan kebijakan penerbangan juga diminta dilakukan secara berkala melalui maskapai, otoritas bandara, maupun pemerintah. Keselamatan dan keamanan jamaah ditegaskan sebagai prioritas utama dalam setiap pengambilan keputusan operasional perjalanan.


    Sehubungan dengan kondisi tersebut, jamaah Umrah yang akan berangkat maupun yang saat ini berada di Tanah Suci diharapkan dapat memahami apabila terjadi perubahan jadwal atau penundaan program perjalanan sebagai dampak situasi global yang berkembang.


    AMPHURI berharap seluruh anggotanya dapat mengambil langkah cepat, antisipatif, dan responsif guna menjaga kualitas pelayanan sekaligus memastikan keamanan jamaah Umrah Indonesia tetap terjamin di tengah dinamika situasi internasional. (Bachtiar/Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini