• Jelajahi

    Copyright © Liputanbhagasasi
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

     








    Meriah di Hari Terakhir Ramadhan Festival 5.0 Bekasi Dipadati Peserta Lomba dan Pengunjung

    Liputanbhagasasi
    Sabtu, 07 Maret 2026, 23:16 WIB Last Updated 2026-03-07T18:06:07Z


    Liputanbhagasasi.com - Tambun Selatan, Kantor Berita LBN - Ramadhan Festival 5.0 (Ramfest) 2026, acara tahunan bernuansa Islami yang kembali diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi, resmi ditutup pada Sabtu (7/3/2026) sore. 


    Acara yang mengangkat tema "Bersatu Dalam Keberkahan" ini berlangsung dari 6-7 Maret 2026, bertempat di Museum Bekasi Gedung Juang, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. 


    Berbagai rangkaian acara yang dihadirkan di Ramfest 5.0 seperti bazzar UMKM, tausiyah, lomba bedug, lomba marawis, tari kreasi islami, festival budaya, pemeriksaan kesehatan, sembako murah hingga pelayanan publik. 


    "Tema Ramadhan Festival ini memiliki arti yang mendalam bahwa keberkahan Ramadhan akan terasa lebih kuat ketika kita menjalaninya dalam kebersamaan dalam semangat saling peduli dan dalam komitmen bersama untuk membangun Kabupaten Bekasi", kata Asisten Administrasi Umum (III) Sekretariat Daerah Kabupaten Bekasi, Iis Sandra Yanti saat membacakan kata sambutan Pelaksana Tugas Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja, Sabtu. 


    Sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Asia Tenggara, lanjut Iis Sandra, Kabupaten Bekasi tidak hanya dituntut untuk maju secara ekonomi. Tetapi juga harus mampu menjaga keseimbangan antara pembangunan fisik, kemajuan ekonomi serta penguatan nilai moral spiritual dan budaya masyarakat. 


    "Melalui acara ini, kita melihat bagaimana nilai-nilai Ramadhan dipadukan dengan penguatan seni budaya, ekonomi masyarakat serta pelayanan publik", ucapnya. 


    Ia menambahkan bahwa, Ramadhan Festival tahun ini dapat menjadi ruang kebersamaan yang menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat. "Acara ini juga menjadi wadah bagi generasi muda dan para pelaku seni budaya untuk terus berkreasi, berinovasi serta melestarikan budaya daerah yang sarat dengan nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal", ujar Iis.


    "Kita ingin menjadikan Ramadhan Festival sebagai energi kolektif untuk bangkit dalam semangat gotong royong, bangkit dalam kepedulian sosial serta membangun Kabupaten Bekasi menjadi daerah yang semakin maju dan sejahtera", tandasnya.


    Kepala Disbudpora Kabupaten Bekasi, Iman Nugraha menyatakan bahwa Ramfest tahun ini tetap terlaksana di tengah efisiensi anggaran dari Pemkab Bekasi. "Di tengah efisiensi anggaran, acara ini masih dapat diselenggarakan untuk mewujudkan dan melestarikan kebudayaan Islami yang ada di tanah air, khususnya di Kabupaten Bekasi", tegasnya. 


    Iman juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh perangkat daerah yang telah berpartisipasi dan mendukung pelaksanaan Ramadhan Festival 5.0.


    "Mudah-mudahan, acara ini dapat memberikan makna yang berarti bagi masyarakat Kabupaten Bekasi", tutupnya. 


    Ramadhan Festival diharapkan mampu mendorong tumbuh kreativitas dan inovasi pelaku seni budaya bernuansa Islami di Kabupaten Bekasi, menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni dan budaya daerah, membuka peluang bagi berkembangnya ekonomi kreatif berbasis budaya serta memperkuat semangat persatuan dan kebersamaan masyarakat dalam membangun Kabupaten Bekasi. (Red) 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini