Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh khidmat ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antarpegawai, tetapi juga diisi dengan kegiatan sosial berupa pemberian santunan kepada puluhan anak yatim. Acara tersebut dihadiri oleh seluruh pegawai dan jajaran Distaru Bekasi serta anak-anak yatim yang menjadi tamu istimewa dalam kegiatan tersebut.
Suasana kekeluargaan terasa begitu kental sepanjang acara. Tawa dan senyum anak-anak yatim yang hadir menambah kehangatan kegiatan yang berlangsung di tengah keberkahan bulan Ramadhan.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Tata Ruang Kota Bekasi, Arif Maulana, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada seluruh jajaran Distaru yang telah menunjukkan kepedulian dengan menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu anak-anak yatim.
Menurutnya, kegiatan santunan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk nyata kepedulian dan rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan.
“Saya sangat bangga dan berterima kasih kepada seluruh jajaran Distaru Bekasi yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk anak-anak yatim ini. Ini adalah bentuk kepedulian yang luar biasa dan semoga menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya bagi kita semua,” ujar Arif Maulana.
Pada kesempatan tersebut, Arif Maulana juga membagikan kisah pribadinya yang menyentuh hati para hadirin. Ia menceritakan bahwa sejak lahir dirinya telah merasakan pahitnya hidup tanpa kehadiran orang tua.
Ia mengungkapkan bahwa dirinya sudah menjadi anak yatim sejak dilahirkan ke dunia. Pengalaman hidup itulah yang membuatnya sangat memahami perasaan anak-anak yatim dan semakin terdorong untuk selalu berbagi kepada sesama.
“Jujur, melihat anak-anak yatim ini membuat saya teringat akan perjalanan hidup saya sendiri. Saya lahir ke dunia ini dalam keadaan sudah ditinggalkan oleh orang tua saya. Sejak baru lahir, saya sudah menjadi anak yatim dan merasakan bagaimana rasanya tidak memiliki kasih sayang orang tua secara langsung,” ungkap Arif dengan suara bergetar.
Cerita tersebut membuat suasana acara sejenak hening dan penuh haru. Banyak hadirin yang tersentuh mendengar kisah perjalanan hidupnya yang penuh perjuangan hingga kini dapat mengabdikan diri sebagai kepala dinas dan berbagi kepada sesama.
Arif juga berharap momentum bulan suci Ramadhan dapat menjadi pengingat bagi semua pihak untuk terus memperbanyak amal kebaikan serta membuka hati dalam membantu mereka yang membutuhkan.
“Mudah-mudahan bulan suci Ramadhan ini selalu membawa kita ke jalan yang benar, jalan yang diridhoi oleh Allah SWT. Dan semoga hati kita selalu terbuka untuk dapat memberikan sebagian dari rezeki yang kita miliki untuk membantu anak-anak yatim, karena di situlah letak keberkahan yang sesungguhnya,” tambahnya.
Acara Gebyar Ramadhan Distaru Bekasi kemudian dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim secara simbolis maupun langsung. Selain itu, kegiatan juga diisi dengan doa bersama untuk kemajuan Kota Bekasi yang kini memasuki usia ke-29 tahun.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat, khususnya di lingkungan aparatur pemerintah, sehingga nilai-nilai kebersamaan dan kemanusiaan semakin kuat dalam membangun Kota Bekasi yang lebih baik. (Bachtiar/Red)





.png)
.png)


