• Jelajahi

    Copyright © Liputanbhagasasi
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

     








    Sudjatmiko Dampingi Wildan Fathurrahman Serap Aspirasi Fasos dan Fasum di Bantargebang

    Liputanbhagasasi
    Senin, 16 Februari 2026, 20:24 WIB Last Updated 2026-02-16T13:24:06Z


    Liputanbhagasasi.com - Kota Bekasi, Kantor Berita LBN - Anggota DPR RI Fraksi PKB Daerah Pemilihan Kota Bekasi dan Depok, H. Sudjatmiko, turut mendampingi Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Wildan Fathurrahman, dalam kegiatan reses Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi PKB di wilayah Bantargebang.


    Kehadiran Sudjatmiko dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk sinergi antara legislatif pusat dan daerah dalam menyerap aspirasi masyarakat, khususnya terkait kebutuhan fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos dan fasum) di lingkungan perkampungan.


    Dalam dialog bersama warga, Sudjatmiko menegaskan bahwa persoalan ketersediaan fasos dan fasum tidak bisa dipandang sebagai isu lokal semata. Menurutnya, kebutuhan ruang publik yang layak merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan harus mendapat perhatian lintas level pemerintahan.


    “Aspirasi warga terkait fasos dan fasum ini harus menjadi perhatian bersama, baik di tingkat kota maupun pusat. Ketersediaan ruang publik adalah kebutuhan dasar masyarakat untuk aktivitas sosial, pendidikan, hingga keagamaan,” ujar Sudjatmiko.


    Ia menilai kolaborasi antara DPRD Kota Bekasi dan DPR RI sangat penting untuk mendorong kebijakan yang lebih komprehensif, termasuk dalam aspek regulasi dan dukungan anggaran yang memungkinkan pengadaan lahan fasos dan fasum di wilayah perkampungan.


    Sementara itu, Wildan Fathurrahman menyambut baik dukungan tersebut. Ia menyatakan bahwa sinergi dengan DPR RI akan memperkuat upaya memperjuangkan aspirasi warga agar dapat masuk dalam prioritas pembangunan daerah.


    Kegiatan reses tersebut menjadi momentum konsolidasi antara wakil rakyat di tingkat kota dan pusat dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya ruang publik yang representatif, dapat terealisasi secara bertahap dan berkelanjutan. (Supri/Tim)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini