• Jelajahi

    Copyright © Liputanbhagasasi
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

     








    Menteri Ekraf Hadiri Puncak HPN 2026 di Serang, Tegaskan Peran Strategis Pers

    Liputanbhagasasi
    Senin, 09 Februari 2026, 19:46 WIB Last Updated 2026-02-10T12:49:03Z
                                                                Dok : Kementerian Ekonomi Kreatif

    Liputanbhagasasi.com - Banten, Kantor Berita LBN - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya menghadiri puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar di Masjid Raya Al-Bantani, Serang, Banten, pada Senin (9/2/2026).

    Kehadiran Menteri Ekraf dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap peran strategis pers dalam memperkuat demokrasi serta mendorong pembangunan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

    Hari Pers Nasional 2026 mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”, yang merefleksikan pentingnya keberadaan pers yang profesional, independen, dan berintegritas dalam mendukung kemajuan bangsa.

    Dalam kesempatan tersebut, Teuku Riefky Harsya menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan pers atas dedikasi dan kontribusinya dalam menjaga kebebasan berekspresi, menyajikan informasi yang berimbang, serta menjalankan fungsi kontrol sosial dan edukasi publik.

    Ia juga menekankan bahwa pers memiliki peran penting dalam meningkatkan literasi masyarakat di berbagai sektor, termasuk dalam pengembangan ekonomi kreatif yang saat ini menjadi salah satu pilar pertumbuhan ekonomi nasional.

    “Pers tidak hanya menjadi penyampai informasi, tetapi juga mitra strategis pemerintah dalam membangun kesadaran publik, memperkuat daya saing, serta mendorong inovasi di sektor ekonomi kreatif,” ujarnya.

    Peringatan HPN 2026 ini menjadi momentum untuk mempererat sinergi antara pemerintah, insan pers, dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan bangsa yang kuat, mandiri, dan berdaya saing tinggi.

    Dengan semangat kolaborasi, diharapkan pers Indonesia semakin profesional, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta tetap menjunjung tinggi kode etik jurnalistik demi menjaga kepercayaan publik. (Bachtiar/Red)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini