Kenali Gejala Text Neck Syndrome
Beberapa gejala yang perlu diwaspadai antara lain:
Leher terasa nyeri dan kaku, terutama setelah lama menatap layar HP.
Sakit kepala, yang dapat berkaitan dengan ketegangan otot leher.
Bahu dan punggung atas pegal, akibat posisi tubuh yang kurang ergonomis.
Postur tubuh membungkuk, dengan posisi kepala cenderung maju ke depan.
Mata lelah dan kering, akibat terlalu lama menatap layar.
Pada sebagian orang, nyeri juga dapat menjalar ke lengan. Jika disertai kesemutan, mati rasa, atau kelemahan, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian medis.
Penyebab Text Neck Syndrome
Penyebab utamanya adalah kebiasaan mempertahankan posisi kepala menunduk dalam waktu lama. Risiko keluhan dapat meningkat apabila seseorang menggunakan HP dengan posisi layar terlalu rendah, duduk membungkuk, bermain HP sambil berbaring dengan leher tertekuk, serta jarang beristirahat atau melakukan peregangan.
Cara Mencegah dan Mengatasi Text Neck
Ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko keluhan akibat penggunaan HP.
1. Posisikan HP mendekati tinggi mata
Usahakan layar berada pada posisi yang nyaman sehingga kepala tidak terus-menerus menunduk. Topang lengan jika diperlukan agar bahu tidak cepat tegang.
2. Istirahat secara berkala
Alihkan pandangan dari layar secara rutin, berdiri sejenak, dan ubah posisi tubuh. Aturan 20-20-20 dapat membantu mengurangi kelelahan mata: setiap 20 menit, lihat objek sekitar 20 kaki atau 6 meter selama 20 detik.
3. Lakukan peregangan ringan
Gerakkan bahu secara perlahan dan lakukan peregangan leher dalam batas nyaman. Hindari gerakan mendadak atau memaksakan leher hingga terasa sakit.
4. Perkuat otot leher dan punggung
Aktivitas fisik teratur, termasuk latihan penguatan otot dan perbaikan postur, dapat membantu menjaga daya tahan otot. Pilih latihan sesuai kemampuan dan hentikan jika menimbulkan nyeri.
5. Berikan waktu istirahat pada leher
Kurangi aktivitas yang memicu nyeri. Kompres hangat dapat membantu meredakan ketegangan otot. Hindari posisi tidur atau berbaring yang membuat leher tertekuk terlalu lama.
Kapan Harus Berkonsultasi ke Dokter?
Jika nyeri leher tidak membaik, sering kambuh, atau mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau fisioterapis. Segera cari pertolongan medis apabila nyeri disertai kelemahan anggota tubuh, kesemutan yang memburuk, gangguan keseimbangan, atau sakit kepala berat yang muncul mendadak.
Penggunaan HP memang sulit dipisahkan dari aktivitas sehari-hari. Namun, kebiasaan memperbaiki postur, mengatur waktu layar, dan melakukan peregangan secara rutin dapat membantu menjaga kesehatan leher. (Aspira)


.png)






