Liputanbhagasasi.com - Kota Bekasi, Kantor Berita LBN - Pelantikan Pengurus Karang Taruna Kota Bekasi periode 2026–2031 berlangsung di Plaza Chandrabaga, Kota Bekasi, Jumat (30/10/2026) malam. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat peran generasi muda dalam mendukung pembangunan daerah.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersama Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi mendorong Karang Taruna agar semakin solid, kreatif, responsif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan Pelatihan dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Karang Taruna Kota Bekasi Tahun 2026 yang mengusung tema “Bersatu, Bergerak, dan Berdampak”.
Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Karang Taruna Provinsi Jawa Barat H. Ahmad Taufik, Pembina Kehormatan Karang Taruna Kota Bekasi H. Ahmad Faisal Hartawan, Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Bekasi Ariyes Budiman, serta jajaran pengurus dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Tri Adhianto mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang telah dilantik. Ia menegaskan bahwa pelantikan bukanlah akhir dari perjalanan organisasi, melainkan awal dari tanggung jawab untuk mengabdi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menurutnya, Karang Taruna harus menjadi organisasi kepemudaan yang kreatif, energik, memiliki kepedulian sosial, menjunjung tinggi nasionalisme, serta aktif mendukung pembangunan Kota Bekasi.
Tri Adhianto juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD agar berbagai kebijakan serta program pembangunan dapat berjalan optimal dan dirasakan langsung oleh masyarakat.
Ia turut mengapresiasi pengesahan APBD Kota Bekasi Tahun Anggaran 2027 yang diselesaikan pada Oktober 2026. Dengan pengesahan lebih awal, program pembangunan diharapkan dapat segera dilaksanakan sesuai perencanaan.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi menyebut pelantikan pengurus Karang Taruna periode 2026–2031 sebagai awal pelaksanaan tugas dan tanggung jawab organisasi. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara Karang Taruna, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat sangat penting untuk mendukung pembangunan.
Sardi juga menanggapi usulan anggaran Rp10 juta bagi pemuda di setiap wilayah yang disampaikan Pembina Kehormatan Karang Taruna Kota Bekasi, Ahmad Faisal Hartawan. Menurutnya, usulan tersebut perlu dikaji lebih lanjut, termasuk mengenai bentuk program, peruntukan, dan mekanisme pelaksanaannya untuk dipertimbangkan dalam penyusunan RKPD Tahun 2028.
Selain itu, Sardi menjelaskan bahwa program alokasi anggaran Rp100 juta untuk setiap RW telah menjadi salah satu program yang berjalan di Kota Bekasi.
Ia berharap sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kota Bekasi dalam pengesahan APBD 2027 dapat diikuti dengan pelaksanaan serta penyerapan anggaran yang tepat waktu, termasuk pemenuhan hak pegawai dan petugas pelayanan publik.
Sardi juga mengingatkan seluruh pengurus Karang Taruna agar menjaga kekompakan, menghindari konflik internal, serta mengutamakan kepentingan organisasi dan masyarakat.
Ia membuka ruang komunikasi bagi pengurus baru untuk menyampaikan visi, misi, dan program kerja kepada DPRD Kota Bekasi agar dapat diselaraskan dengan kebijakan pembangunan daerah.
Melalui pelantikan dan Bimtek Karang Taruna Kota Bekasi Tahun 2026, diharapkan organisasi kepemudaan ini semakin solid, mampu melahirkan program inovatif, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dengan semangat “Bersatu, Bergerak, dan Berdampak”, Karang Taruna Kota Bekasi diharapkan mampu menghadirkan aksi nyata dan memperkuat peran pemuda dalam mewujudkan Kota Bekasi yang lebih maju dan sejahtera. (Dany)


.png)






