• Jelajahi

    Copyright © Liputanbhagasasi
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan





    KADIN Kota Bekasi Dukung PSEL Ciketing Udik, Dorong Sampah Jadi Peluang Ekonomi

    Liputanbhagasasi
    Rabu, 26 Agustus 2026, 10:58 WIB Last Updated 2026-08-26T03:58:17Z

    Liputanbhagasasi.com - Bekasi Kota, Kantor Berita LBN - Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Bekasi, Qadar Ruslan Siregar (QRS), menghadiri peresmian pembangunan fasilitas Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Rabu pagi (26/8/2026).

    Peresmian tersebut dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan bersama Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dan Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe. Kegiatan turut dihadiri unsur Forkopimda serta jajaran pejabat Pemerintah Kota Bekasi.

    Pembangunan fasilitas PSEL menjadi salah satu langkah strategis dalam menangani persoalan sampah sekaligus mendorong pemanfaatan limbah menjadi sumber energi. Program tersebut juga dinilai membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat dan dunia usaha di Kota Bekasi.

    Dalam sambutannya, Zulkifli Hasan mengatakan pengelolaan sampah menjadi energi sejalan dengan upaya mewujudkan Indonesia yang bersih, asri dan lestari. Menurutnya, pengelolaan limbah yang dilakukan secara cerdas dapat menjadi peluang ekonomi yang berkelanjutan bagi daerah.

    Sementara itu, Qadar Ruslan Siregar menyambut baik pembangunan PSEL di Ciketing Udik. Menurutnya, kehadiran fasilitas tersebut tidak hanya memberikan manfaat dari sisi lingkungan, tetapi juga berpotensi memberikan dampak positif bagi pelaku usaha di Kota Bekasi.

    “Pembangunan PSEL ini mempunyai nilai keberlanjutan dan citra positif, karena mendukung standar usaha ramah lingkungan yang makin dihargai pasar serta memperkuat posisi pengusaha lokal dalam membangun ekonomi hijau,” ujar QRS.

    Ia menjelaskan, keberadaan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi berpotensi membuka berbagai peluang kerja sama dan usaha baru. Rantai pengelolaan sampah dapat melibatkan kontraktor, pemasok, jasa lokal hingga tenaga kerja dari masyarakat sekitar.

    Selain itu, pengelolaan sampah yang lebih baik diharapkan mampu mengurangi tumpukan limbah sehingga menciptakan lingkungan usaha dan permukiman yang lebih bersih dan sehat.

    Dari sisi dunia usaha, QRS menilai pemanfaatan energi dari pengelolaan sampah juga dapat membuka peluang pasokan energi yang lebih stabil dan berpotensi mendukung efisiensi biaya operasional bagi pelaku industri maupun UMKM.

    “Ini bukan sekadar pengolahan sampah, melainkan mengubah tantangan lingkungan menjadi kekuatan ekonomi. KADIN Kota Bekasi mendorong pengusaha lokal terlibat aktif agar manfaatnya benar-benar terasa berkelanjutan,” tegasnya.

    KADIN Kota Bekasi berharap pembangunan PSEL dapat menjadi bagian dari penguatan ekonomi hijau di Kota Bekasi, sekaligus membuka ruang kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha dan masyarakat.

    Dengan adanya pengelolaan sampah yang terintegrasi, persoalan lingkungan diharapkan dapat diubah menjadi peluang ekonomi yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan meningkatkan daya saing dunia usaha di Kota Bekasi. (Red)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    BERITA LIFESTYLE

    +