• Jelajahi

    Copyright © Liputanbhagasasi
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan





    Jembatan Perintis Garuda di Cibarusah Diresmikan KSAD, Akses Warga Desa Ridomanah Kini Semakin Mudah

    Liputanbhagasasi
    Kamis, 13 Agustus 2026, 15:00 WIB Last Updated 2026-08-14T00:45:06Z

    Liputanbhagasasi.com - CIbarusah - Kantor Berita LBN - Akses mobilitas masyarakat Desa Ridomanah, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, mendapat dukungan infrastruktur baru setelah Jembatan Perintis Garuda dan sarana sumber air di wilayah tersebut resmi diresmikan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kamis (13/8/2026).

    Peresmian infrastruktur tersebut turut disaksikan secara virtual oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Pembangunan jembatan dan fasilitas air bersih merupakan bagian dari program TNI Angkatan Darat untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus membuka akses di wilayah yang masih memiliki keterbatasan infrastruktur.

    Jembatan Perintis Garuda memiliki panjang sekitar 80 meter dan menjadi akses penting bagi masyarakat Desa Ridomanah. Sebelum adanya jembatan tersebut, keterbatasan sarana penyeberangan menjadi salah satu kendala mobilitas warga dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.

    Kini, keberadaan jembatan diharapkan dapat memperlancar pergerakan masyarakat, termasuk akses anak-anak menuju sekolah, kegiatan sosial, hingga aktivitas keagamaan. Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Endin Samsudin yang menghadiri peresmian menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto, KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan seluruh jajaran TNI AD atas pembangunan infrastruktur tersebut.

    “Atas nama Pemerintah Kabupaten Bekasi, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bapak Presiden, Bapak KSAD, serta seluruh jajaran TNI AD. Kehadiran jembatan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga Desa Ridomanah,” ujar Endin.

    Menurut Endin, manfaat pembangunan Jembatan Perintis Garuda tidak hanya berkaitan dengan konektivitas antarwilayah. Infrastruktur tersebut juga memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses berbagai fasilitas dan menjalankan aktivitas sehari-hari.

    “Jembatan ini bukan hanya memudahkan mobilitas warga, tetapi juga menunjang akses pendidikan dan kegiatan sosial-keagamaan. Kami berharap keberadaannya dapat ikut mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah ini,” katanya.

    Dengan akses yang semakin mudah, masyarakat diharapkan dapat menjalankan aktivitas dengan lebih aman dan efisien. Terlebih bagi anak-anak yang membutuhkan akses menuju sekolah, keberadaan jembatan menjadi bagian penting dalam menunjang kelancaran aktivitas pendidikan.

    Sementara itu, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menjelaskan bahwa pembangunan jembatan dilakukan berdasarkan kebutuhan masyarakat yang ditemukan langsung di lapangan. TNI AD terlebih dahulu melakukan survei terhadap wilayah yang dinilai membutuhkan sarana penyeberangan sebelum pembangunan dilaksanakan.

    “Setiap ada masyarakat yang mengalami kesulitan menyeberang karena belum tersedia jembatan, kami melakukan survei untuk melihat kebutuhannya. Jika memang diperlukan, pembangunan segera dikerjakan,” kata Maruli.

    Menurutnya, pendekatan tersebut dilakukan agar pembangunan infrastruktur benar-benar menyasar wilayah yang membutuhkan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Maruli menyebut dukungan pemerintah pada tahun ini mencakup pembangunan hingga 5.000 jembatan di berbagai wilayah.

    Dari jumlah tersebut, sekitar 2.500 jembatan saat ini sedang dalam proses pengerjaan. Waktu pelaksanaan pembangunan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing lokasi.

    Program tersebut menjadi bagian dari upaya TNI AD membantu pemerintah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat, terutama di wilayah yang memiliki keterbatasan akses.

    Pembangunan jembatan diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang terhadap mobilitas, aktivitas ekonomi, pendidikan maupun kegiatan sosial masyarakat. Selain pembangunan jembatan, program TNI AD juga mencakup penyediaan sarana air bersih bagi masyarakat.

    Hingga Agustus 2026, sebanyak 3.232 titik air telah dibangun. Dari jumlah tersebut, sekitar 3.000 titik di antaranya telah rampung. Capaian tersebut menunjukkan peningkatan dibandingkan pola pembangunan sebelumnya yang rata-rata berada di kisaran 1.000 titik air bersih setiap tahun.

    TNI AD menargetkan sedikitnya 5.000 titik air bersih dapat diselesaikan hingga akhir 2026.

    “Kami menargetkan minimal 5.000 titik air bersih selesai sampai akhir tahun. Dengan pengalaman dan pemetaan kendala yang sudah kami miliki, kami optimistis target tersebut dapat dicapai,” ujar Maruli.

    Penyediaan air bersih menjadi bagian penting dari pembangunan fasilitas dasar masyarakat karena berkaitan langsung dengan kebutuhan sehari-hari dan kualitas kehidupan warga. Jenderal TNI Maruli Simanjuntak juga mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik.

    Menurutnya, keberlanjutan fasilitas sangat bergantung pada kepedulian masyarakat dalam menjaga dan merawat infrastruktur yang telah dibangun.

    Ia mengajak masyarakat mempertahankan semangat gotong royong agar Jembatan Perintis Garuda maupun sarana air bersih dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

    “Keberlanjutan infrastruktur sangat bergantung pada kerja sama dengan masyarakat. Semangat gotong royong akan menumbuhkan rasa memiliki sehingga fasilitas yang dibangun dapat dirawat dan dimanfaatkan bersama,” pungkasnya.

    Peresmian Jembatan Perintis Garuda dan sarana sumber air di Desa Ridomanah menjadi momentum penting bagi masyarakat Kecamatan Cibarusah.

    Kehadiran kedua fasilitas tersebut diharapkan tidak hanya menyelesaikan persoalan akses dan kebutuhan air bersih, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap aktivitas pendidikan, sosial, keagamaan serta kehidupan masyarakat secara keseluruhan.

    Dengan dukungan pemerintah dan TNI AD serta partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga fasilitas, pembangunan infrastruktur di Desa Ridomanah diharapkan mampu memberikan manfaat secara berkelanjutan. (Red)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    BERITA LIFESTYLE

    +