Liputanbhagasasi.com - Bekasi Kota, Kantor Berita LBN - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengunjungi warga yang terdampak ledakan dan kebakaran SPBE PT Indogas Andalan Kita di Cimuning, Kota Bekasi, Rabu (26/8/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan Dedi Mulyadi setelah menghadiri Ground Breaking fasilitas Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Ciketingudik, Kota Bekasi.
Dalam kunjungannya, Dedi menyoroti persoalan ganti rugi warga terdampak ledakan SPBE yang hingga kini disebut belum diterima oleh para korban.
Berdasarkan hasil perhitungan Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP), total kerugian yang dialami warga diperkirakan mencapai sekitar Rp3,67 miliar.
Persoalan kompensasi tersebut menjadi perhatian serius karena warga terdampak masih menunggu kepastian mengenai pemenuhan hak atas kerugian yang mereka alami akibat peristiwa ledakan dan kebakaran tersebut.
Dedi Mulyadi menyatakan siap membantu memfasilitasi penyelesaian persoalan tersebut agar hak-hak warga dapat segera dipenuhi.
Ia juga menegaskan bahwa apabila proses kompensasi tidak kunjung direalisasikan, langkah hukum dapat ditempuh untuk memberikan kepastian dan perlindungan bagi masyarakat yang menjadi korban.
Pernyataan Dedi tersebut disampaikan dalam kunjungannya kepada warga dan turut beredar melalui unggahan media sosial TikTok akun @rff307974. (Red)









