Liputanbhagasasi.com - Bekasi Kota, Kantor Berita LBN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi menghadirkan wahana edukasi baru berupa flying fox di kawasan Danau Pemerintah Kota Bekasi. Wahana tersebut diresmikan langsung oleh Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Jumat (14/8/2026).
Kehadiran flying fox menjadi bagian dari upaya BPBD Kota Bekasi untuk membuat kegiatan edukasi kebencanaan semakin menarik, interaktif, dan dekat dengan dunia anak, khususnya bagi para pelajar yang mengikuti kunjungan edukasi.
Selama ini, kunjungan masyarakat dan pelajar ke lingkungan BPBD Kota Bekasi tidak hanya diisi dengan penyampaian materi mengenai kebencanaan. Pengunjung juga diberikan kesempatan untuk mengenal berbagai fasilitas penanganan bencana sekaligus mengikuti kegiatan edukatif dan simulasi.
Dengan adanya wahana flying fox, pengalaman tersebut kini semakin beragam. Para pelajar diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai mitigasi dan penanganan bencana, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung melalui aktivitas yang menyenangkan.
Dalam kegiatan kunjungan edukasi, para pelajar dapat mengikuti berbagai simulasi yang berkaitan dengan kondisi kebencanaan. Salah satunya adalah simulasi gempa yang memberikan gambaran mengenai langkah-langkah yang perlu dilakukan ketika terjadi bencana.
Selain itu, pengunjung juga dapat melihat sejumlah fasilitas edukatif lainnya, termasuk area kebun binatang edukasi dan kawasan danau yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan pengenalan maupun simulasi.
Pengalaman menggunakan perahu karet juga menjadi salah satu kegiatan yang dapat memberikan gambaran kepada pelajar mengenai peralatan yang digunakan dalam proses penanganan bencana, khususnya yang berkaitan dengan kondisi banjir maupun evakuasi di wilayah perairan.
Kehadiran flying fox kemudian melengkapi konsep edukasi tersebut dengan pendekatan yang lebih rekreatif. BPBD Kota Bekasi berharap pendekatan edukasi melalui permainan dan pengalaman langsung dapat membuat materi kebencanaan lebih mudah diterima oleh anak-anak.
Kepala BPBD Kota Bekasi saat dikonfirmasi awak media LBN mengatakan, kegiatan edukasi kebencanaan juga secara rutin dilakukan dalam berbagai kesempatan, termasuk ketika pelaksanaan Car Free Day (CFD).
“Setiap CFD BPBD gelar pelatihan dan edukasi untuk pengunjung,” ujarnya.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu sarana BPBD untuk memperkenalkan pengetahuan dasar kebencanaan kepada masyarakat secara langsung. Edukasi diberikan dengan pendekatan yang mudah dipahami sehingga masyarakat, termasuk anak-anak dan pelajar, dapat mengenal berbagai potensi bencana sekaligus mengetahui langkah yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi darurat.
BPBD Kota Bekasi menilai edukasi kebencanaan sejak usia dini memiliki peran penting dalam membangun kesiapsiagaan masyarakat. Anak-anak tidak hanya diperkenalkan dengan jenis-jenis bencana, tetapi juga diarahkan untuk memahami pentingnya keselamatan diri, mengenali lingkungan sekitar, serta mengetahui bagaimana bersikap ketika terjadi keadaan darurat.
Melalui konsep pembelajaran yang memadukan edukasi, simulasi dan rekreasi, BPBD Kota Bekasi ingin menciptakan pengalaman belajar yang tidak monoton. Flying fox di kawasan Danau Pemerintah Kota Bekasi pun diharapkan dapat menjadi salah satu daya tarik tambahan bagi masyarakat yang berkunjung sekaligus menjadi bagian dari rangkaian edukasi kebencanaan.
Dengan semakin banyaknya masyarakat yang mendapatkan pengetahuan mengenai mitigasi bencana, diharapkan kesadaran dan kesiapsiagaan warga Kota Bekasi dapat terus meningkat. Kehadiran wahana baru tersebut sekaligus memperkuat komitmen BPBD Kota Bekasi dalam menjadikan edukasi kebencanaan sebagai kegiatan yang informatif, interaktif, menyenangkan, dan mudah diakses masyarakat. (Dani)


.jpg)


.jpeg)



