• Jelajahi

    Copyright © Liputanbhagasasi
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan





    Ahmadi Apresiasi Muktamar ke-35 NU, Dorong Penguatan Peran Ulama untuk Bangsa

    Liputanbhagasasi
    Jumat, 28 Agustus 2026, 13:12 WIB Last Updated 2026-08-28T06:44:03Z
    Liputanbhagasasi.com - JOMBANG, Kantor Berita LBN - Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) resmi dibuka di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Kamis (27/8/2026). Pembukaan muktamar dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto yang secara resmi membuka forum permusyawaratan tertinggi NU tersebut. Perwakilan PKB Kota bekasi diantaranya Ahmadi, Alit Jamaludin, S.E, Wildan Fathurrahman dan Rizki Topananda, S.Sos, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bekasi.

    Muktamar ke-35 NU yang berlangsung pada 27–31 Agustus 2026 mengusung tema “Menjaga Marwah, Memperkaya Khidmah untuk Kemaslahatan Bangsa.” Forum tersebut menjadi momentum penting bagi Nahdlatul Ulama untuk membahas arah organisasi, program, rekomendasi, serta kepemimpinan NU untuk periode lima tahun mendatang.

    Menanggapi pelaksanaan Muktamar ke-35 NU, Ahmadi, dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya menjaga hubungan antara ulama, masyarakat, dan pemerintah.

    Menurutnya, keberadaan Nahdlatul Ulama memiliki posisi penting dalam kehidupan sosial, keagamaan, pendidikan, serta kebangsaan. Muktamar diharapkan tidak hanya menjadi forum konsolidasi organisasi, tetapi juga mampu melahirkan gagasan dan rekomendasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

    Kehadiran Presiden Prabowo dalam pembukaan Muktamar ke-35 NU juga menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah dan ulama. Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan besarnya jasa NU dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia serta memberikan penghormatan kepada para kiai dan ulama.

    Ahmadi sapaan akrab Ahmadi Madong menilai momentum Muktamar NU perlu dimanfaatkan untuk memperkuat semangat kebersamaan dan pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, ulama memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan sekaligus memberikan pencerahan kepada masyarakat di tengah berbagai tantangan zaman.

    “Muktamar ini diharapkan dapat menghasilkan keputusan terbaik untuk kemaslahatan umat, bangsa, dan negara,” ujar Ahmadi kepada awak media LBN. Jumat, (28/08/2026).

    Ia juga berharap hasil Muktamar ke-35 NU dapat memperkuat kontribusi NU dalam bidang pendidikan, sosial, ekonomi kerakyatan, keagamaan, serta pemberdayaan masyarakat.

    Dengan mengusung semangat menjaga marwah dan memperkaya khidmah, Muktamar ke-35 NU di Tambakberas diharapkan mampu menghasilkan arah kebijakan organisasi yang semakin responsif terhadap kebutuhan umat dan perkembangan bangsa.

    Muktamar tersebut dijadwalkan berlangsung hingga 31 Agustus 2026 dan menjadi momentum penting bagi Nahdlatul Ulama dalam menentukan arah perjuangan organisasi untuk lima tahun ke depan. (Red)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    BERITA LIFESTYLE

    +