• Jelajahi

    Copyright © Liputanbhagasasi
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan





    Wali Kota Bekasi Buka Suara Soal Gangguan Listrik, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan

    Liputanbhagasasi
    Senin, 22 Juni 2026, 09:30 WIB Last Updated 2026-06-22T07:32:33Z
    Ket.foto : Wali Kota Bekasi Tri Adhianto usai Apel Pagi di Plaza Pemkot Bekasi. Senin, 22/06/2026. (Doc.cam)

    Liputanbhagasasi.com - Bekasi, Kantor Berita LBN - Menanggapi banyaknya keluhan masyarakat terkait gangguan dan pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah Kota Bekasi dalam beberapa waktu terakhir, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, memastikan seluruh pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi tetap berjalan optimal dan tidak terganggu.

    Keluhan warga tersebut diketahui banyak disampaikan melalui pesan langsung (direct message) di media sosial milik Wali Kota Bekasi. Masyarakat mengadukan sering terjadinya pemadaman listrik yang berdampak pada berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari kegiatan rumah tangga hingga pelayanan di sejumlah lokasi.

    Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kota Bekasi bergerak cepat dengan menyiagakan berbagai langkah antisipatif. Salah satunya dengan memastikan seluruh instansi pelayanan publik memiliki fasilitas generator set (genset) untuk mengantisipasi gangguan pasokan listrik yang berpotensi menyebabkan sistem pelayanan mengalami shutdown, terutama pada jam-jam pelayanan utama.

    "Warga tidak perlu khawatir, kami telah menginstruksikan seluruh perangkat daerah dan unit pelayanan publik untuk menyiapkan langkah antisipasi, termasuk penggunaan genset agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan," ujar Tri Adhianto saat dikonfirmasi awak media usai apel pagi.

    Menurutnya, keberlangsungan pelayanan publik merupakan prioritas utama Pemerintah Kota Bekasi. Oleh karena itu, seluruh perangkat daerah diminta untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi yang dapat mengganggu pelayanan kepada masyarakat.

    Selain memastikan pelayanan publik tetap berjalan, Tri Adhianto juga mengajak masyarakat untuk lebih bijak dan hemat dalam menggunakan energi listrik di tengah situasi yang terjadi saat ini. Ia menilai upaya penghematan energi menjadi tanggung jawab bersama demi menjaga stabilitas penggunaan listrik.

    Pemerintah Kota Bekasi, lanjutnya, juga telah menerapkan berbagai langkah efisiensi energi di lingkungan pemerintahan. Salah satu kebijakan yang diterapkan yakni pola kerja Work From Home (WFH) setiap hari Jumat bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi.

    Dalam pelaksanaannya, berbagai kegiatan rapat dan koordinasi dilakukan secara daring sehingga dapat mengurangi mobilitas pegawai serta penggunaan energi yang tidak diperlukan.

    "Kami juga telah menerapkan kebijakan WFH setiap hari Jumat. Pertemuan dilakukan secara daring sehingga pegawai tidak perlu banyak melakukan perjalanan dinas maupun mobilitas yang tidak diperlukan. Selain mendukung efisiensi energi, langkah ini juga cukup efektif dalam menekan biaya operasional," jelasnya.

    Pemerintah Kota Bekasi berharap kondisi gangguan pasokan listrik dapat segera teratasi sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal. Di sisi lain, masyarakat diimbau tetap tenang, menggunakan energi secara bijak, serta mengikuti informasi resmi yang disampaikan pemerintah dan pihak terkait.

    Dengan berbagai langkah antisipatif yang telah disiapkan, Pemerintah Kota Bekasi memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas dan akan terus berjalan secara optimal meskipun di tengah situasi gangguan pasokan listrik di sejumlah wilayah. (Dani)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    BERITA LIFESTYLE

    +