Liputanbhagasasi.com - Bekasi Kota, Kantor Berita LBN - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bekasi menggelar seminar dan pelatihan public speaking bagi para kader PKK yang berlangsung di Gedung Graha 96, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Selasa (23/6/2026).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Kota Bekasi, Wiwiek Hargono Tri Adhianto, Wakil Ketua TP PKK Kota Bekasi, Wuri Handayani, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Bekasi, Ridwan AS., S.H., M.Si.
Pelatihan tersebut diikuti oleh seluruh Ketua PKK tingkat kecamatan, Ketua PKK tingkat kelurahan, serta jajaran pengurus TP PKK Kota Bekasi. Kehadiran peserta dari berbagai tingkatan kepengurusan menjadi momentum penting untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat koordinasi dan sinergi dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat.
Ketua TP PKK Kota Bekasi, Wiwiek Hargono Tri Adhianto, menyampaikan bahwa kemampuan berkomunikasi dan berbicara di depan umum merupakan salah satu kompetensi yang sangat dibutuhkan oleh para kader PKK dalam menjalankan tugas di tengah masyarakat.
Menurutnya, kader PKK tidak hanya berperan sebagai pelaksana program, tetapi juga menjadi ujung tombak dalam menyampaikan berbagai informasi, melakukan pembinaan, serta mengedukasi masyarakat terkait program-program pemerintah maupun kegiatan pemberdayaan keluarga.
“Seorang kader PKK harus mampu menjadi komunikator yang baik, percaya diri, dan mampu menyampaikan pesan secara efektif kepada masyarakat. Kemampuan public speaking akan sangat mendukung keberhasilan program-program PKK di lingkungan masing-masing,” ujarnya.
Pelatihan public speaking ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan kemampuan komunikasi para kader PKK, khususnya para ketua PKK di tingkat kecamatan dan kelurahan. Kemampuan berbicara di depan umum dinilai menjadi keterampilan penting dalam mendukung pelaksanaan program-program PKK, baik dalam kegiatan pembinaan masyarakat, sosialisasi program, maupun penyampaian informasi kepada warga.
Selain mendapatkan materi dari narasumber, para peserta juga diberikan kesempatan untuk berinteraksi secara langsung, bertanya, serta mempraktikkan teknik-teknik berbicara di depan umum yang baik dan efektif.
Wakil Ketua TP PKK Kota Bekasi, Wuri Handayani, berharap melalui kegiatan ini para kader PKK dapat semakin percaya diri dalam menjalankan perannya sebagai agen perubahan di lingkungan masing-masing.
Menurutnya, komunikasi yang baik akan mempermudah proses koordinasi, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta memperkuat pelaksanaan berbagai program pemberdayaan keluarga di tingkat kecamatan dan kelurahan.
Sementara itu, Kepala DPPPA Kota Bekasi, Ridwan AS., S.H., M.Si., mengapresiasi inisiatif TP PKK Kota Bekasi dalam menyelenggarakan pelatihan peningkatan kapasitas kader. Ia menilai penguatan kompetensi sumber daya manusia merupakan investasi penting dalam mendukung keberhasilan program pembangunan berbasis keluarga dan masyarakat.
“Para kader PKK memiliki peran yang sangat strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat. Dengan kemampuan komunikasi yang baik, pesan-pesan pembangunan, pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, dan kesejahteraan keluarga dapat tersampaikan dengan lebih efektif,” katanya.
Melalui seminar dan pelatihan public speaking ini, diharapkan seluruh peserta mampu meng-upgrade kemampuan komunikasi mereka sehingga dapat tampil lebih percaya diri, efektif, dan inspiratif dalam menyampaikan program-program PKK di wilayah masing-masing.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat melahirkan kader-kader PKK yang adaptif, kompeten, dan memiliki kemampuan kepemimpinan serta komunikasi yang kuat dalam mendukung terwujudnya keluarga yang sejahtera, mandiri, dan berdaya di Kota Bekasi. (Red)


.png)


.jpeg)



