Liputanbhagasasi.com - Jakarta, Kantor Berita LBN - Pemerintah Arab Saudi mulai melakukan persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1448 Hijriah atau Haji 2027 dengan membuka pendaftaran bagi perusahaan yang ingin terlibat dalam pelayanan jamaah haji internasional. Informasi tersebut dilansir dari Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH).
Langkah ini menjadi bagian dari persiapan awal Kerajaan Arab Saudi untuk memastikan pelayanan bagi jutaan jamaah haji dari berbagai negara dapat berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.
Berdasarkan informasi yang dilansir The Islamic Information, pendaftaran dibuka selama lima hari, yakni pada 10–14 Muharram 1448 Hijriah atau bertepatan dengan 6–10 Juli 2026. Proses pendaftaran dilakukan melalui platform elektronik resmi Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi di alamat ehaj.haj.gov.sa.
Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menjelaskan bahwa terdapat dua kategori perusahaan yang dapat mengajukan permohonan lisensi untuk memberikan layanan kepada jamaah haji internasional pada musim haji 1448 Hijriah.
Kategori pertama adalah perusahaan perhotelan atau penyedia layanan akomodasi. Perusahaan yang ingin berpartisipasi diwajibkan memiliki lisensi resmi dari Kementerian Pariwisata Arab Saudi dengan klasifikasi minimal hotel berbintang empat.
Sementara kategori kedua adalah perusahaan penerbangan yang memiliki izin resmi sebagai maskapai nasional.
Selain memenuhi persyaratan administratif, seluruh perusahaan juga diwajibkan memenuhi ketentuan terkait solvabilitas keuangan, kesiapan operasional, serta lolos proses evaluasi dan penilaian yang telah ditetapkan oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.
Pemerintah Arab Saudi menegaskan bahwa pemenuhan seluruh persyaratan administrasi tidak serta-merta menjamin perusahaan akan memperoleh lisensi pelayanan jamaah haji internasional.
Seluruh dokumen dan permohonan yang masuk akan melalui tahapan evaluasi, perbandingan, serta proses seleksi berdasarkan standar kualitas layanan yang telah ditentukan oleh kementerian.
Hanya perusahaan yang dinilai memenuhi seluruh kriteria dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah yang akan mendapatkan persetujuan untuk berpartisipasi dalam penyelenggaraan pelayanan haji internasional pada musim Haji 1448 Hijriah atau Haji 2027.
Persiapan Haji 2027 Dimulai Lebih Awal
Pembukaan pendaftaran ini menunjukkan keseriusan Pemerintah Arab Saudi dalam mempersiapkan penyelenggaraan ibadah haji jauh hari sebelum musim haji dimulai. Persiapan sejak dini dinilai penting untuk memastikan seluruh aspek pelayanan, mulai dari akomodasi, transportasi, hingga pelayanan operasional di Tanah Suci dapat berjalan secara optimal.
Bagi perusahaan yang berminat mengikuti proses seleksi, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengimbau agar segera mengakses platform elektronik resmi, mengunggah seluruh dokumen yang dipersyaratkan, dan mengajukan permohonan lisensi sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Informasi ini juga menjadi perhatian penting bagi para pelaku industri haji dan umrah di Indonesia, mengingat Indonesia merupakan negara dengan jumlah jamaah haji terbesar di dunia dan memiliki kepentingan besar terhadap kesiapan layanan yang akan disediakan Arab Saudi pada musim Haji 2027 mendatang. (Red)