Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek didampingi oleh Kanit Binmas IPTU Samsul Ma’arif dan Bhabinkamtibmas Kranji AIPTU Syaripulloh. Kehadiran aparat kepolisian ini bertujuan memberikan pembinaan secara langsung kepada para siswa sebagai langkah preventif guna menekan potensi perilaku menyimpang, khususnya aksi tawuran yang kerap melibatkan remaja.
Di hadapan ratusan pelajar, AKP Wahyudi menekankan pentingnya menjauhi narkoba serta tidak terlibat dalam aksi kekerasan seperti tawuran. Ia mengingatkan bahwa setiap pelanggaran hukum memiliki konsekuensi serius, tidak hanya secara pidana tetapi juga berdampak besar terhadap masa depan generasi muda.
“Tawuran bukan hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga dapat menghancurkan masa depan. Jangan sampai masa depan kalian hancur hanya karena emosi sesaat,” tegasnya.
Selain memberikan pemahaman hukum, Kapolsek juga mengajak para siswa untuk berani bersikap dan tidak terpengaruh oleh ajakan negatif dari lingkungan pergaulan. Ia mendorong pelajar agar segera melaporkan kepada guru atau pihak sekolah jika mengetahui adanya indikasi atau ajakan tawuran.
Menurutnya, peran aktif pelajar sangat penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif untuk kegiatan belajar mengajar. Dengan adanya kesadaran bersama, potensi konflik di kalangan remaja dapat diminimalisir.
Tak hanya itu, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana motivasi bagi para siswa untuk lebih fokus pada pendidikan dan meraih cita-cita. Para pelajar diingatkan untuk menjaga nama baik sekolah serta mengisi masa muda dengan kegiatan positif yang membangun.
“Gunakan waktu kalian untuk hal-hal yang bermanfaat, tingkatkan prestasi, dan bangun masa depan yang lebih baik. Kalian adalah generasi penerus bangsa,” tambahnya.
Sosialisasi dan pembinaan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menanamkan kesadaran hukum sejak dini kepada generasi muda. Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi langkah strategis untuk mempererat hubungan antara aparat kepolisian dengan lingkungan pendidikan.
Pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap sinergi antara kepolisian dan institusi pendidikan dapat terus terjalin dalam rangka menciptakan generasi muda yang disiplin, berprestasi, dan bebas dari perilaku negatif.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan angka kenakalan remaja, khususnya tawuran pelajar di wilayah Bekasi, dapat ditekan serta tercipta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. (Bachtiar/Red)