• Jelajahi

    Copyright © Liputanbhagasasi
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan





    Kick Off SPMB 2026, Wagub Jabar Tegaskan Komitmen Penerimaan Murid Baru yang Bersih dan Berkeadilan

    Liputanbhagasasi
    Senin, 18 Mei 2026, 19:30 WIB Last Updated 2026-05-18T16:41:23Z
    Ket.foto : Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan penandatanganan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 yang tertib, bersih, transparan, dan berpihak pada kepentingan peserta didik (Doc.Disdik Jabar) 

    Liputanbhagasasi.com - Jawa Barat, Kantor Berita LBN - Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menghadirkan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 yang tertib, bersih, transparan, dan berpihak pada kepentingan peserta didik.

    Hal tersebut disampaikan Erwan saat menghadiri kegiatan Kick Off SPMB Jawa Barat jenjang SMA, SMK, dan SLB di Kompleks Olahraga Arcamanik, Bandung, Senin (18/5/2026), mewakili Gubernur Jawa Barat.

    Dalam sambutannya, Erwan menekankan bahwa setiap anak memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk memperoleh layanan pendidikan terbaik. Karena itu, pelaksanaan SPMB harus mampu menghadirkan rasa aman, nyaman, dan kepercayaan bagi masyarakat.

    “Komitmen penuh SPMB 2026 adalah menghadirkan pelaksanaan yang tertib, bersih, dan berpihak pada kepentingan peserta didik. Kita ingin memastikan masyarakat merasakan pelayanan pendidikan yang mudah diakses, jelas aturannya, serta dipercaya pelaksanaannya,” ujar Erwan.

    Ia juga menyambut baik pelaksanaan Kick Off SPMB sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam menjaga integritas dan tanggung jawab moral di dunia pendidikan. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kurikulum dan fasilitas, tetapi juga oleh komitmen seluruh pihak yang terlibat dalam proses pendidikan.

    “Kita memiliki tanggung jawab bersama agar proses penerimaan murid baru tidak menimbulkan keresahan di masyarakat. SPMB harus menjadi momentum untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap sistem pendidikan di Jawa Barat,” katanya.

    Lebih lanjut, Erwan menegaskan bahwa orang tua harus merasa tenang, siswa merasa dihargai, dan sekolah merasa didukung dalam menjalankan tugasnya. Ia mengajak seluruh jajaran pendidikan di Jawa Barat untuk bekerja dengan semangat pelayanan, profesionalisme, serta empati kepada masyarakat.

    “Mari hadirkan pendidikan yang bukan hanya unggul, tetapi juga kuat dalam nilai keadilan dan kemanusiaan,” ucapnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Erwan juga mengakui bahwa proses penerimaan murid baru setiap tahunnya kerap menghadirkan tantangan dan polemik yang memicu keresahan di tengah masyarakat. Namun demikian, Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus melakukan berbagai perbaikan sistem agar pelaksanaan SPMB semakin baik dan mampu meminimalisasi persoalan yang muncul.

    Ia memastikan, pada pelaksanaan SPMB tahun ini seluruh siswa SMP/sederajat di Jawa Barat akan mendapatkan akses untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA, SMK, maupun SLB.

    “Insya Allah tahun ini tidak ada lagi protes ataupun demonstrasi ke sekolah. Karena Pak Kadisdik sudah memastikan seluruh siswa SMP/sederajat akan mendapatkan akses melanjutkan pendidikan di SMA, SMK, dan SLB di Jawa Barat,” tegasnya.

    Menurut Erwan, kapasitas ruang kelas di Jawa Barat saat ini sudah mencukupi sehingga tidak boleh ada lagi siswa yang gagal melanjutkan pendidikan akibat keterbatasan daya tampung maupun faktor ekonomi.

    “Kami Pemprov Jabar menjamin setiap anak dapat melanjutkan pendidikan. Pemerintah hadir untuk melayani masyarakat. Tidak boleh ada masyarakat yang tidak bisa melanjutkan pendidikan hanya karena keterbatasan biaya,” pungkasnya. (Bachtiar/Red)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini