Ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan ruang bagi siswa untuk menampilkan kemampuan sekaligus meningkatkan kreativitas, khususnya dalam seni berbasis nilai-nilai Islam. “Pentas ini menjadi sarana bagi siswa sekolah dasar untuk berkompetisi secara sehat, mengasah bakat, serta menumbuhkan kecintaan terhadap seni dan Pendidikan Agama Islam,” ujarnya.
Pentas seni tahun ini diikuti oleh perwakilan dari 54 sekolah, terdiri atas 34 Sekolah Dasar Negeri dan 20 Sekolah Dasar Swasta se-Kecamatan Bekasi Utara. Antusiasme peserta dan dukungan berbagai pihak disebut meningkat signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Panitia juga mengungkapkan rasa syukur atas dukungan luas yang diberikan oleh berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Daerah, Pengawas Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Kementerian Agama Kota Bekasi, para kepala sekolah, dewan guru, mitra, hingga orang tua siswa. Dukungan tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam terselenggaranya kegiatan yang lebih meriah dan berkualitas.
“Kami sangat bersyukur atas kolaborasi semua pihak. Tahun ini pelaksanaan pentas seni PAI terasa lebih semarak dan lebih baik dibandingkan sebelumnya,” tambahnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (PAKIS) Kantor Kementerian Agama Kota Bekasi yang memberikan sambutan sekaligus apresiasi atas terselenggaranya acara. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara pendidikan akademik dan pengembangan keterampilan seni Islami.
“Tidak hanya akademis, peserta didik juga perlu dikenalkan dengan keterampilan seni Islami. Hal ini penting untuk menjaga budaya yang agamis sekaligus meningkatkan kreativitas. Kegiatan seperti ini sangat menunjang pembentukan karakter siswa,” ungkapnya.
Mengusung tema “Melalui Pentas Seni Mewujudkan Generasi Emas yang Kreatif, Unggul dalam Prestasi dan Budi Pekerti”, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi bagian dari upaya mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter dan nilai spiritual yang kuat.
Adapun cabang lomba yang dipertandingkan meliputi lomba qosidah, baca puisi, Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), pidato, kaligrafi, serta praktik shalat berjamaah. Setiap cabang lomba menampilkan kemampuan siswa yang beragam, mulai dari seni suara hingga keterampilan ibadah.
Syaiful, salah satu pihak penyelenggara, berharap melalui ajang ini dapat lahir talenta-talenta terbaik yang nantinya mampu mewakili Kecamatan Bekasi Utara di tingkat yang lebih tinggi.
“Kami berharap dari kegiatan ini akan muncul juara-juara terbaik yang bisa membawa nama Bekasi Utara ke tingkat Kota, Provinsi, bahkan Nasional,” ujarnya.
Dengan semangat kebersamaan dan dukungan berbagai pihak, Pentas Seni PAI SD tahun 2026 ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga momentum penting dalam membangun generasi muda yang kreatif, berprestasi, serta berakhlak mulia. (Dani)


.png)






