• Jelajahi

    Copyright © Liputanbhagasasi
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

     










    Pemprov Jabar Genjot Sosialisasi Aplikasi Nyari Gawe untuk Memperluas Peluang Kerja Lulusan SMK & SMA

    Liputanbhagasasi
    Jumat, 03 April 2026, 17:30 WIB Last Updated 2026-04-03T16:35:24Z


    Liputanbhagasasi.com - Jawa Barat, Kantor Berita LBN - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) terus mendorong percepatan sosialisasi aplikasi Nyari Gawe, sebuah platform digital untuk mempermudah akses informasi dan peluang kerja bagi lulusan sekolah, khususnya siswa kelas 12 SMK dan SMA.

    Dorongan ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar, Purwanto, dalam kegiatan Sosialisasi Aplikasi Nyari Gawe yang digelar secara daring, Kamis (2/4/2026). Kegiatan tersebut melibatkan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jabar serta seluruh SMK negeri di wilayah Jawa Barat.


    Menurut Kadisdik, pemahaman yang baik terhadap aplikasi ini sangat penting agar siswa dapat memanfaatkan peluang kerja secara optimal. "Saya minta sosialisasi ini dilakukan secara masif melalui struktur sekolah. Mulai dari kepala sekolah, wali kelas hingga Bursa Kerja Khusus (BKK). Setiap siswa harus siap mengoperasikan aplikasi ini karena peluang karier mereka bergantung pada akses informasi yang tepat," jelas Purwanto.


    Ia menambahkan, pemerintah akan melakukan monitoring secara berkala untuk memastikan pemahaman siswa. Bahkan, ada kemungkinan inspeksi mendadak dari Gubernur terkait kesiapan siswa dalam mengoperasikan aplikasi. Purwanto menegaskan, selain penguatan karakter dan kebersihan lingkungan sekolah, persiapan lulusan agar siap bekerja menjadi salah satu prioritas utama Pemprov Jabar.


    Sementara itu, Kepala Bidang Penempatan, Perluasan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disnakertrans Jabar, Hendra Kusuma Sumantri, menyampaikan bahwa aplikasi Nyari Gawe telah diluncurkan sejak Oktober 2025 dan mendapat respons positif dari masyarakat.


    "Hingga akhir Maret 2026, tercatat lebih dari 382 ribu pencari kerja terdaftar, dengan total lebih dari 14 ribu lowongan pekerjaan yang ditawarkan oleh ratusan perusahaan," jelasnya.


    Menurut Hendra, aplikasi Nyari Gawe memiliki berbagai fitur yang mendukung pencari kerja, di antaranya:

    • Pencarian lowongan kerja berbasis lokasi, memudahkan pengguna menemukan peluang sesuai wilayah.
    • Pelacakan status lamaran, sehingga pengguna bisa mengetahui progres lamaran mereka secara real-time.
    • Tes psikologi dan analisis profil berbasis AI (AI profile analysis), yang membantu rekomendasi pekerjaan sesuai kompetensi dan minat.


    Pemerintah juga mendorong perusahaan untuk aktif menggunakan aplikasi ini, tidak hanya membuka lowongan, tetapi juga melaporkan proses rekrutmen melalui platform. "Ke depan, aplikasi Nyari Gawe akan dikembangkan menjadi platform multi-channel, termasuk berbasis website, guna memudahkan perusahaan dalam mencari kandidat sesuai kebutuhan industri," tambah Hendra.


    Optimalisasi aplikasi ini diharapkan menciptakan keseimbangan antara kebutuhan tenaga kerja industri dengan ketersediaan lulusan di Jawa Barat, sekaligus meningkatkan daya saing tenaga kerja muda di tengah dinamika pasar kerja yang terus berkembang.


    Aplikasi Nyari Gawe dapat diakses melalui Android maupun iOS di s.id/appNyariGawe.


    Melalui aplikasi ini, lulusan SMK dan SMA memiliki akses langsung ke ribuan lowongan kerja, pelatihan, dan informasi karier yang sebelumnya sulit dijangkau. Pemerintah menekankan, pemanfaatan teknologi digital dalam proses pencarian kerja merupakan bagian dari strategi untuk menyiapkan generasi muda yang siap menghadapi tantangan industri dan ekonomi masa depan. (Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini