• Jelajahi

    Copyright © Liputanbhagasasi
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

     










    KCD Wil 3 Jabar: Duka Mendalam, Siswa SMK Negeri 15 Kota Bekasi Korban Ledakan SPBE Cimuning Meninggal Dunia

    Liputanbhagasasi
    Rabu, 08 April 2026, 20:32 WIB Last Updated 2026-04-08T13:32:13Z
    Ket.foto : Kepala Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Provinsi Jawa Barat Wilayah III Tazkiyah Alm. Sapta (Rabu, 08/04/2026)

    Liputanbhagasasi.com - Kota Bekasi, Kantor Berita LBN - Duka mendalam menyelimuti keluarga besar SMK Negeri 15 Kota Bekasi atas berpulangnya ke pangkuan Tuhan Yang Maha Esa salah satu siswa terbaiknya, Sapta Prihantono, siswa kelas X Teknik Mesin I, yang menghembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit pada Selasa (7/4/2026).

    Sapta Prihantono diketahui merupakan salah satu korban dalam peristiwa kebakaran yang terjadi di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Jalan Cinyosog, Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, pada Rabu malam, 1 April 2026 lalu. Insiden tragis tersebut tidak hanya menimpa Sapta, namun juga seluruh anggota keluarganya, yakni ayah dan tiga kakaknya, yang turut menjadi korban dan hingga saat ini masih menjalani perawatan di RS Citra Arafiq dan RSUD Cibitung, Kabupaten Bekasi.


    Pada Rabu (8/4/2026), suasana haru menyelimuti prosesi penghormatan terakhir. Kepala SMK Negeri 15 Kota Bekasi, Dra. Supriatin, bersama Kepala Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Provinsi Jawa Barat Wilayah III (Kota dan Kabupaten Bekasi), Dr. Rina Parlina, S.I.P., M.M., hadir langsung menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban sekaligus mengantarkan jenazah ke tempat peristirahatan terakhir.


    Isak tangis keluarga, teman-teman sekolah, serta para pelayat tak terbendung selama prosesi pemakaman berlangsung. Kehilangan Sapta menjadi duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi seluruh civitas akademika SMK Negeri 15 Kota Bekasi.


    Dalam kesempatan tersebut, Kepala KCD Pendidikan Wilayah III, Dr. Rina Parlina, menyampaikan turut berduka kepada keluarga Sapta Prihantono, siswa kelas X Teknik Mesin I SMK Negeri 15 Kota Bekasi.


    "Kami juga turut berduka cita sedalam-dalamnya atas kejadian ini. Hingga saat ini tercatat tiga korban meninggal dunia akibat ledakan SPBE Cimuning. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan korban yang masih dirawat segera diberikan kesembuhan," ujar Rina Parlina.


    Peristiwa ledakan SPBE Cimuning tersebut masih menyisakan duka mendalam bagi masyarakat Kota Bekasi, khususnya bagi dunia pendidikan, yang kembali kehilangan salah satu generasi muda terbaiknya. (Bachtiar/Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini