• Jelajahi

    Copyright © Liputanbhagasasi
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

     








    Satreskrim Polres Metro Bekasi Monitoring Harga dan Stok Bahan Pokok di Pasar Tambun

    Liputanbhagasasi
    Kamis, 05 Maret 2026, 21:25 WIB Last Updated 2026-03-05T14:25:06Z


    Liputanbhagasasi.com - Kabupaten Bekasi, Kantor Berita LBN - atuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Bekasi melalui Unit Kriminal Khusus (Krimsus) melaksanakan kegiatan monitoring ketersediaan dan harga bahan pokok penting (Bapokting) di wilayah Kabupaten Bekasi. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pasar Tradisional Tambun, Kamis (5/3/2026). 


    Monitoring dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi AKBP Jerico Lavian Chandra, S.I.K., S.H., M.H., bersama sejumlah personel Unit Krimsus. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk memastikan ketersediaan bahan pokok di tengah masyarakat serta menjaga stabilitas harga di pasaran.


    Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pengecekan langsung ke sejumlah kios pedagang yang menjual berbagai komoditas kebutuhan pokok. Komoditas yang dipantau antara lain bawang merah, bawang putih, cabai, daging ayam, daging sapi, telur, beras, gula, hingga minyak goreng.


    Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, harga sejumlah komoditas masih berada pada kisaran normal dan relatif stabil. Bawang merah tercatat dijual sekitar Rp32.000 per kilogram, bawang putih Rp35.000 per kilogram, cabai rawit merah Rp100.000 per kilogram, daging ayam ras Rp33.000 per kilogram, serta daging sapi Rp140.000 per kilogram.


    Sementara itu, telur ayam ras dijual sekitar Rp32.000 per kilogram. Untuk komoditas lainnya, beras curah berada di kisaran Rp13.800 per kilogram, gula curah Rp18.500 per kilogram, gula premium Rp19.000 per kilogram, serta minyak goreng merek Minyak Kita dijual sekitar Rp15.700 per liter.


    Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi AKBP Jerico Lavian Chandra menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan langkah preventif kepolisian untuk memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman serta distribusi berjalan lancar.


    Menurutnya, pengawasan tersebut juga bertujuan untuk mencegah potensi penimbunan maupun praktik spekulasi harga yang dapat merugikan masyarakat, terutama menjelang momen meningkatnya kebutuhan bahan pokok.


    “Dari hasil monitoring yang dilakukan, ketersediaan bahan pokok di Pasar Tradisional Tambun masih mencukupi dan harga relatif stabil,” ujar AKBP Jerico.


    Selain melakukan pengecekan harga dan stok, petugas juga memberikan imbauan kepada para pedagang agar tidak melakukan penimbunan bahan pokok serta tetap menjual barang sesuai dengan harga yang wajar di pasaran.


    Polres Metro Bekasi menegaskan akan terus melakukan pengawasan secara berkala terhadap peredaran bahan pokok di wilayah Kabupaten Bekasi. Langkah ini diharapkan dapat memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi serta menjaga stabilitas harga di pasaran, sehingga situasi ekonomi masyarakat tetap kondusif. (Novian/Tim)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini