Kegiatan yang berlangsung di lokasi pembangunan tersebut dihadiri oleh Founder dan Ketua Yayasan Mitra Industri Mandiri, Forkopimca Tambun Selatan, dunia industri, serta para pemangku kepentingan pendidikan dan Tokoh masyarakat. Terlihat para tamu undangan mengenakan helm proyek dan rompi keselamatan sebagai simbol dimulainya proses pembangunan secara resmi.
Dalam sambutannya, Dr. Rina Parlina menegaskan pentingnya penguatan sinergi antara dunia pendidikan dan dunia industri (link and match). Menurutnya, pembangunan sarana pendidikan seperti SMK harus selaras dengan kebutuhan dunia kerja agar lulusan memiliki kompetensi yang relevan.
“SMK harus menjadi garda terdepan dalam mencetak tenaga kerja yang siap kerja. Oleh karena itu, kolaborasi dengan industri menjadi kunci utama,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi pembangunan SMK Mitra Industri 03 Bekasi sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di wilayah Bekasi dan sekitarnya. Dengan adanya fasilitas baru ini, diharapkan mampu menunjang proses pembelajaran yang lebih optimal dan berbasis praktik.
Selain itu, kegiatan ini menjadi simbol komitmen bersama dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan kejuruan. Pembangunan gedung sekolah ini diharapkan dapat selesai tepat waktu sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh para siswa.
Acara ditutup dengan prosesi simbolis peletakan batu pertama yang dilakukan oleh para pejabat dan perwakilan undangan, menandai dimulainya pembangunan gedung SMK Mitra Industri 03 sebagai bagian dari upaya mencetak generasi unggul dan siap bersaing di dunia industri. (Bachtiar/Red)


.png)






