Kapolri menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini merupakan wadah untuk memperkuat komunikasi dan hubungan yang selama ini telah terjalin dengan baik antara Polri dan kalangan buruh, khususnya melalui Desk Ketenagakerjaan Polri.
Dalam sambutannya, Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan pentingnya sinergisitas seluruh elemen buruh, termasuk KSBSI, dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.
Menurutnya, stabilitas keamanan menjadi faktor utama dalam mendukung pembangunan nasional dan pertumbuhan ekonomi. Ia menegaskan bahwa berbagai program pembangunan hanya dapat berjalan optimal apabila kondisi keamanan tetap terjaga.
“Stabilitas kamtibmas harus tetap terpelihara, karena pembangunan dan pertumbuhan ekonomi hanya dapat berlangsung apabila situasi keamanan dalam kondisi stabil. Ini merupakan modal utama bagi bangsa,” ujar Sigit.
Kapolri juga menyinggung dinamika situasi global yang saat ini dinilai semakin tidak kondusif dan berpotensi memicu ketegangan internasional. Kondisi tersebut, kata dia, dapat berdampak terhadap stabilitas ekonomi maupun sosial di dalam negeri.
Oleh karena itu, diperlukan kerja sama seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan buruh, untuk bersama-sama menjaga iklim investasi agar tetap kondusif, baik bagi investor domestik maupun asing. Langkah tersebut dinilai penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Lebih lanjut, Kapolri memastikan komitmen Polri untuk terus mendukung serta mengawal perjuangan buruh dalam memperoleh hak-haknya secara demokratis dan konstruktif. Namun demikian, ia menekankan agar setiap aspirasi tetap disampaikan dalam bingkai persatuan dan kesatuan bangsa.
“Kami berharap seluruh proses perjuangan berjalan secara konstruktif sehingga persatuan dan kesatuan bangsa tetap terjaga, khususnya di tengah dinamika situasi global saat ini,” tutup Kapolri. (Bachtiar/Red)


.png)


.png)
.png)


