Dok : https://disdik.jabarprov.go.id
Liputanbhagasasi.com - Jawa Barat, Kantor Berita LBN - Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat (Jabar) mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026. Sejumlah langkah strategis telah disiapkan sejak awal tahun guna memastikan proses penerimaan peserta didik baru berjalan tertib, transparan, dan sesuai regulasi.
Sekretaris Dinas Pendidikan (Sekdisdik) Jabar, Deden Saepul Hidayat, menegaskan pentingnya pemahaman menyeluruh terhadap regulasi dan petunjuk teknis sebagai dasar utama pelaksanaan SPMB. Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Uji Publik Internal SPMB SMA, SMK, dan SLB Tahun 2026 yang digelar di Aula Dewi Sartika Disdik Jabar, Kota Bandung, Selasa (3/3/2026).
Menurutnya, persiapan SPMB tahun ini dilakukan lebih awal dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pembentukan panitia serta penyusunan petunjuk teknis telah dimulai sejak awal tahun sebagai bagian dari upaya peningkatan tata kelola dan kualitas layanan pendidikan.
“Tidak mungkin kita memberi masukan atau menerima kritik jika belum memahami regulasinya. Oleh karena itu, pemahaman terhadap aturan menjadi kunci,” ujar Deden.
Ia mendorong seluruh pihak yang terlibat, mulai dari panitia pelaksana hingga satuan pendidikan, untuk mencermati setiap produk kebijakan yang diterbitkan pemerintah pusat maupun daerah. Dengan pemahaman yang baik terhadap aturan, diharapkan pelaksanaan SPMB di lapangan dapat berjalan sesuai ketentuan dan meminimalisasi potensi permasalahan.
Selain aspek regulasi, pengelolaan rombongan belajar (rombel) dan daya tampung sekolah juga menjadi perhatian. Sekdisdik mengingatkan agar penentuan daya tampung dilakukan secara realistis dengan mempertimbangkan kondisi sarana dan prasarana masing-masing sekolah. Kebijakan terkait jumlah rombel harus mengacu pada aturan yang berlaku sekaligus menyesuaikan kebutuhan riil di lapangan.
“Setiap kebijakan terkait daya tampung harus memperhatikan regulasi serta kondisi faktual sekolah. Jangan sampai melampaui kapasitas yang justru berdampak pada kualitas layanan pendidikan,” tegasnya.
Di sisi lain, Disdik Jabar turut mendorong pemetaan minat siswa SMP sejak dini melalui aplikasi pemetaan minat siswa yang dikembangkan UPTD Tikomdik Disdik Jabar. Inovasi ini diharapkan mampu membantu proses distribusi siswa ke jenjang SMA, SMK, dan SLB agar lebih terencana dan proporsional.
Langkah tersebut dinilai penting, terutama untuk memastikan siswa dapat tersalurkan sesuai minat dan potensi masing-masing. Selain itu, perhatian khusus juga diberikan kepada kelompok rentan agar memperoleh akses pendidikan yang setara dan sesuai kebutuhan.
Terkait komponen seleksi, Deden menyampaikan bahwa unsur prestasi dan asesmen akademis tetap menjadi bagian penting dalam SPMB 2026. Komponen tersebut akan disesuaikan dengan kebijakan resmi yang ditetapkan pemerintah, sehingga proses seleksi tetap objektif dan akuntabel.
Lebih jauh, ia menekankan bahwa tujuan utama pelaksanaan SPMB bukan semata pada hasil akhir, melainkan pada kualitas proses dan layanan kepada masyarakat.
“Yang paling penting adalah prosesnya berjalan baik dan masyarakat merasa terlayani. Produk kebijakan harus dipahami, operasional harus rapi, dan layanan harus memberikan kepuasan,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Atas Disdik Jabar, Iis Rostiasih, menjelaskan bahwa uji publik yang digelar bertujuan untuk menyosialisasikan rancangan kebijakan sekaligus menyerap saran dan masukan dari para pemangku kepentingan.
“Hari ini uji publik dibagi menjadi dua sesi, yaitu internal dan eksternal,” ungkap Iis.
Uji publik internal dihadiri oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I hingga XIII, Musyawarah Kerja Pengawas Sekolah (MKPS) SMA, SMK, dan SLB Jabar, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA, SMK, dan SLB Jabar, serta MKKS tingkat kabupaten/kota.
Melalui rangkaian uji publik tersebut, Disdik Jabar berharap pelaksanaan SPMB Tahun 2026 dapat semakin matang, transparan, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan pendidikan yang berkualitas di Jawa Barat. (Bachtiar/Red)





.png)
.png)


