• Jelajahi

    Copyright © Liputanbhagasasi
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

     








    Serap Aspirasi Reses I 2026, Dariyanto Soroti Urgensi Infrastruktur Anti-Banjir dan Akses Digital di Aren Jaya

    Liputanbhagasasi
    Minggu, 15 Februari 2026, 19:30 WIB Last Updated 2026-02-15T12:38:29Z


    Liputanbhagasasi.com - Kota Bekasi, Kantor Berita LBN - Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Bekasi, Dariyanto, S.Kom., M.Pd., melaksanakan kegiatan Reses I Tahun Anggaran 2026 guna menyerap aspirasi masyarakat secara langsung di Kelurahan Aren Jaya. Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh dialog tersebut menjadi wadah bagi warga untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi, khususnya terkait infrastruktur dan penguatan ekonomi digital.


    Dalam pertemuan bersama warga RT 06/RW 06 Kelurahan Aren Jaya, persoalan banjir menjadi sorotan utama. Warga mengeluhkan kondisi lingkungan yang kerap terdampak genangan air saat hujan deras turun. Sistem drainase yang dinilai belum optimal serta penyempitan saluran air disebut sebagai faktor utama penyebab banjir yang berulang.


    Menanggapi hal tersebut, Dariyanto menegaskan bahwa persoalan banjir bukan sekadar isu musiman, melainkan persoalan mendesak yang harus ditangani secara sistematis dan berkelanjutan. Ia menyatakan akan mendorong penguatan regulasi serta penganggaran yang berpihak pada pembangunan infrastruktur pengendali banjir, termasuk normalisasi saluran air, perbaikan drainase lingkungan, serta kolaborasi lintas dinas terkait.


    “Banjir ini bukan hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga berdampak pada kesehatan dan perekonomian masyarakat. Ini harus menjadi prioritas bersama. Aspirasi yang disampaikan hari ini akan kami kawal dalam pembahasan kebijakan dan penganggaran di DPRD,” ujar Dariyanto.


    Selain infrastruktur fisik, warga juga menyampaikan kebutuhan akan peningkatan akses dan literasi digital. Seiring berkembangnya ekonomi berbasis teknologi, masyarakat berharap adanya dukungan pemerintah dalam bentuk pelatihan digital, akses internet yang lebih stabil, serta pendampingan bagi pelaku UMKM agar mampu bersaing di pasar daring.


    Dariyanto menilai penguatan ekonomi digital di tingkat kelurahan sangat penting untuk mendorong kemandirian masyarakat. Ia menekankan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada infrastruktur non-fisik seperti peningkatan kapasitas sumber daya manusia.


    “Kita tidak bisa menutup mata terhadap perkembangan zaman. Akses digital yang memadai dan peningkatan literasi teknologi akan membuka peluang usaha baru, khususnya bagi generasi muda dan pelaku UMKM di Aren Jaya,” tambahnya.


    Ia juga mendorong agar program pemberdayaan masyarakat berbasis digital dapat disinergikan dengan kebijakan daerah, termasuk melalui peraturan daerah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.


    Kegiatan reses ini menjadi bukti komitmen wakil rakyat dalam mendengar dan memperjuangkan aspirasi konstituen. Warga berharap hasil pertemuan tersebut dapat segera ditindaklanjuti melalui program nyata yang mampu mengurangi risiko banjir sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi digital.


    Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, Dariyanto optimistis berbagai persoalan di Aren Jaya dapat ditangani secara bertahap dan berkelanjutan, demi terwujudnya Kota Bekasi yang lebih tangguh dan adaptif terhadap tantangan zaman. (Supri/Tim)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini