• Jelajahi

    Copyright © Liputanbhagasasi
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

     








    Bima Arya Dorong Nusa Penida Jadi Green Island Berbasis Infrastruktur dan Investasi Berkelanjutan

    Liputanbhagasasi
    Senin, 16 Februari 2026, 15:49 WIB Last Updated 2026-02-16T08:49:53Z

    Liputanbhagasasi.com - Bali, Kantor Berita LBN - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mendorong pengembangan Nusa Penida sebagai kawasan Green Island dengan penekanan pada penguatan infrastruktur dan skema pembiayaan ekonomi daerah. Konsep tersebut dinilai mampu mempercepat pertumbuhan pariwisata berkelanjutan sekaligus membuka peluang investasi yang lebih luas.

    Dalam dialog potensi wisata di Kabupaten Klungkung, Bali, Bima menilai Nusa Penida memiliki nilai strategis sebagai destinasi unggulan yang membutuhkan dukungan sistem infrastruktur terpadu. Menurutnya, daya tarik alam yang dimiliki Nusa Penida harus diimbangi dengan kesiapan fasilitas dasar agar pertumbuhan sektor pariwisata dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

    Ia menekankan pentingnya pembenahan pengelolaan sampah, penyediaan energi ramah lingkungan, peningkatan akses transportasi, serta penataan kawasan wisata. Hal tersebut diperlukan untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

    “Konsep Green Island tidak cukup menjadi slogan, tetapi harus diterjemahkan dalam rencana pembangunan yang terukur dan masuk dalam dokumen tata ruang daerah,” ujar Bima.

    Dengan masuknya konsep tersebut dalam perencanaan resmi daerah, arah investasi dinilai akan semakin jelas. Hal ini sekaligus membuka ruang keterlibatan sektor swasta maupun pemanfaatan pembiayaan alternatif seperti pinjaman daerah dan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

    Bima menilai integrasi kebijakan ekonomi dan pembangunan infrastruktur menjadi kunci utama dalam meningkatkan daya saing kawasan wisata. Tanpa kesiapan fasilitas dasar dan ekosistem pendukung, pertumbuhan kunjungan wisata dikhawatirkan tidak akan berkelanjutan dan justru berpotensi menimbulkan persoalan lingkungan.

    Ia juga menegaskan bahwa momentum meningkatnya minat wisata ke Nusa Penida harus direspons secara cepat dan terencana. Percepatan pembangunan infrastruktur dan penguatan tata kelola kawasan menjadi langkah strategis untuk menjaga kualitas destinasi.

    “Kepercayaan wisatawan harus dijaga dengan memastikan kenyamanan, kebersihan, dan keberlanjutan lingkungan. Pada saat yang sama, pembangunan ini harus memberi dampak ekonomi nyata bagi masyarakat lokal,” tegasnya.

    Dengan konsep Green Island yang terintegrasi antara kebijakan, infrastruktur, dan pembiayaan, Nusa Penida diharapkan mampu berkembang sebagai destinasi wisata unggulan berbasis lingkungan yang kompetitif di tingkat nasional maupun internasional. (Red)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini