Liputanbhagasasi.com - Kabupaten Bekasi, 19 Desember 2025 - Kabupaten Bekasi mencatat sejarah penting dalam perjalanan kepemimpinan daerah melalui dua figur yang menandai tonggak berbeda, yakni Bupati perempuan pertama dan Bupati termuda dalam sejarah pemerintahan Kabupaten Bekasi. Namun, perjalanan sejarah tersebut juga diwarnai oleh dinamika hukum yang menjadi sorotan publik.
Neneng Hasanah Yasin tercatat sebagai Bupati perempuan pertama Kabupaten Bekasi. Kepemimpinannya kala itu menjadi simbol terbukanya ruang partisipasi perempuan dalam jabatan strategis pemerintahan daerah. Namun, dalam perjalanan karier politiknya, Neneng Yasin kemudian terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus perizinan proyek Meikarta, yang menjadi catatan kelam dalam sejarah pemerintahan Kabupaten Bekasi.
Sejarah kembali bergerak dengan terpilihnya Ade Kuswara Kunang sebagai Bupati termuda Kabupaten Bekasi, yang membawa harapan akan regenerasi kepemimpinan dan semangat baru. Namun, dinamika hukum kembali menyelimuti Kabupaten Bekasi. Kamis malam, tim KPK menyegel ruang kerja Bupati Bekasi sebagai bagian dari proses penegakan hukum. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Ade Kuswara Kunang beserta orang tuanya, HM Kunang, turut digiring oleh KPK untuk kepentingan pemeriksaan.
Peristiwa ini menjadi perhatian luas masyarakat dan menegaskan bahwa sejarah kepemimpinan Kabupaten Bekasi tidak hanya diwarnai oleh capaian dan terobosan, tetapi juga oleh ujian serius terhadap integritas dan tata kelola pemerintahan daerah. (Bachtiar/Red)
.png)




.png)
.png)

