Liputanbhagasasi.com - Cikarang, Kabupaten Bekasi - Harpi Melati Kabupaten Bekasi terus berkomitmen meningkatkan kualitas dan profesionalisme perias pengantin melalui kegiatan Gebyar Harpi Melati Kabupaten Bekasi yang dikemas dalam seminar dan lomba rias pengantin.
Kegiatan tersebut diselenggarakan pada Rabu, 07 Januari 2026, bertempat di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Kompleks Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi.
Ketua Harpi Melati Kabupaten Bekasi, Hj. Retno Rayung Wulan. S.E, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan bagi para perias agar mampu mengikuti perkembangan tren sekaligus menjaga standar profesionalisme.
Gebyar Harpi Melati ini tidak hanya ajang lomba, tetapi juga sarana edukasi dan peningkatan kompetensi. Kami ingin para perias pengantin di Kabupaten Bekasi semakin profesional, kreatif, dan memiliki daya saing, ujar Retno.
Ketua BAZNAS Kabupaten Bekasi, H. Aminnulloh, S.E., mengapresiasi terselenggaranya Gebyar Harpi Melati yang dinilai mampu mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor jasa tata rias.
Kami mengapresiasi kegiatan Gebyar Harpi Melati ini karena memberikan ruang pembinaan dan pengembangan bagi para perias pengantin. Kegiatan seperti ini sangat positif dalam meningkatkan kompetensi, kreativitas, serta kepercayaan diri pelaku usaha jasa rias di Kabupaten Bekasi, ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Harpi Melati Ranting Cikarang, Budeh Karsiyah, menyambut antusias terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, Gebyar Harpi Melati menjadi motivasi besar bagi para perias di Kabupaten bekasi untuk terus berkembang.
Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami di ranting. Selain menambah ilmu melalui seminar, lomba rias juga menjadi ajang evaluasi dan motivasi agar perias terus meningkatkan kualitas dan percaya diri,” kata budeh Karsiyah.
Untuk menjamin kualitas penilaian lomba, panitia menghadirkan dewan juri profesional dan bersertifikat, yakni Tantri Vidya Larasati selaku MUA Trainer BNSP, M. Rais, S.Pd., M.M. sebagai asesor pengantin adat, serta Agner Wilyani selaku MUA Asesor BNSP. Kehadiran dewan juri ini diharapkan mampu memberikan penilaian objektif sekaligus masukan konstruktif bagi para peserta.
Selain lomba, kegiatan ini juga diisi dengan seminar tata rias yang menghadirkan Windy Zahra, penata rias profesional, sebagai narasumber. Seminar tersebut membahas pengembangan kompetensi perias, tren rias pengantin, serta strategi meningkatkan kualitas dan profesionalisme di dunia tata rias.
Melalui kegiatan ini, Harpi Melati Kabupaten Bekasi berharap dapat melahirkan perias-perias pengantin yang kompeten, beretika, dan mampu memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. Ke depan, Gebyar Harpi Melati diharapkan menjadi agenda rutin sebagai kontribusi nyata dalam memajukan dunia tata rias pengantin di Kabupaten Bekasi. (Supri)
.png)





.png)
.png)
.png)

