• Jelajahi

    Copyright © Liputanbhagasasi
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan





    Gebrak Pasar di Pasar Baru Bekasi Catat Transaksi Rp129,9 Juta, Gerakkan Ekonomi Pedagang Lokal

    Liputanbhagasasi
    Jumat, 02 Oktober 2026, 13:36 WIB Last Updated 2026-10-04T06:38:21Z

    Liputanbhagasasi.com - Kota Bekasi, Kantor Berita LBN - Gerakan Belanja ke Pasar atau Gebrak Pasar yang digelar di Pasar Baru Bekasi mencatat transaksi sebesar Rp129.906.350. Kegiatan yang melibatkan jajaran OPD dan ASN Pemerintah Kota Bekasi ini menjadi salah satu upaya mendorong aktivitas ekonomi pedagang pasar rakyat.

    Sebanyak 869 ASN dari 44 OPD dan kecamatan tercatat ikut berbelanja dalam kegiatan tersebut. Nilai transaksi yang mencapai hampir Rp130 juta menunjukkan bahwa belanja bersama dapat memberikan dampak langsung terhadap aktivitas perdagangan di pasar lokal.

    Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, Gebrak Pasar tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan belanja bersama, tetapi juga sebagai upaya membangun kebiasaan berbelanja di pasar rakyat.

    “Kita ingin membangun kebiasaan baru, agar belanja kebutuhan sehari-hari juga dilakukan di pasar rakyat. Ketika masyarakat dan ASN hadir berbelanja di pasar, maka uang yang berputar akan langsung dirasakan oleh para pedagang dan pelaku UMKM,” ujar Tri.

    Jika dilakukan secara berkelanjutan, gerakan seperti ini berpotensi menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem ekonomi lokal. Pasar rakyat tidak hanya menjadi tempat jual beli, tetapi juga menjadi ruang bertemunya pedagang, pembeli, UMKM, dan masyarakat.

    Gebrak Pasar juga direncanakan tidak berhenti di Pasar Baru Bekasi. Pemerintah Kota Bekasi menyebut kegiatan serupa akan dilanjutkan ke pasar lainnya, termasuk Pasar Bantargebang pada bulan berikutnya.

    “Ini bukan hanya soal transaksi hari ini, tetapi bagaimana kita menciptakan pergerakan ekonomi yang terus berjalan. Pasar harus kembali menjadi pusat aktivitas masyarakat,” kata Tri.

    Antusiasme terlihat dari keterlibatan berbagai perangkat daerah, mulai dari Sekretariat Daerah, dinas teknis, badan daerah, hingga kecamatan dan kelurahan se-Kota Bekasi.

    Beberapa perangkat daerah yang mencatat nilai transaksi cukup besar antara lain Kecamatan Bantargebang dan kelurahan dengan 71 ASN sebesar Rp8.291.150, Sekretariat Daerah Kota Bekasi dengan 33 ASN sebesar Rp7.160.500, Kecamatan Bekasi Timur dan kelurahan dengan 26 ASN sebesar Rp4.500.000, Kecamatan Bekasi Barat dan kelurahan dengan 32 ASN sebesar Rp4.500.000, serta Kecamatan Jatiasih dan kelurahan dengan 34 ASN sebesar Rp4.294.000.

    Dari sisi ekonomi kerakyatan, Gebrak Pasar memberikan pesan bahwa keberlangsungan pasar rakyat juga membutuhkan partisipasi pembeli. Semakin banyak masyarakat memilih berbelanja di pasar lokal, semakin besar peluang transaksi tersebut berputar kembali di lingkungan ekonomi masyarakat.

    Karena itu, Gebrak Pasar dapat dilihat bukan sekadar agenda belanja ASN, melainkan sebagai ajakan untuk menghidupkan kembali pasar sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat Kota Bekasi.

    Pasar Baru Bekasi pada akhirnya tidak hanya menjadi tempat transaksi, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, pedagang, UMKM, dan masyarakat dalam mendorong perputaran ekonomi lokal. (Red)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    BERITA LIFESTYLE

    +