• Jelajahi

    Copyright © Liputanbhagasasi
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan





    Sopian Ungkap Empat Program Prioritas Usai Unggul di Pilkades Tridaya Sakti

    Liputanbhagasasi
    Rabu, 23 September 2026, 16:00 WIB Last Updated 2026-09-24T01:19:42Z

    Liputanbhagasasi.com - Kabupaten Bekasi, Kantor Berita LBN - Sopian, S.E. dinyatakan unggul dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Tridaya Sakti, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Setelah memperoleh kepercayaan masyarakat, Sopian menyampaikan sejumlah program yang akan menjadi prioritas dalam menjalankan pemerintahan Desa Tridaya Sakti.

    Sopian menyebutkan terdapat empat program besar yang akan didorong untuk meningkatkan pelayanan pemerintahan dan kesejahteraan masyarakat kepada awak media Liputan Bhagasasi News dikediamannya Tambun Selatan, Rabu Siang (23/09/2026).

    Program pertama adalah digitalisasi administrasi terpadu melalui konsep Smart Village. Menurut Sopian, pemanfaatan teknologi diperlukan untuk membuat pelayanan administrasi desa lebih efektif, mudah diakses, dan sesuai dengan perkembangan zaman.

    “Pertama, digitalisasi administrasi terpadu yang disebut Smart Village, yaitu desa cerdas dengan pengelolaan administrasi secara digital,” ujar Sopian.

    Program kedua berkaitan dengan peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat. Ia menilai pelayanan kesehatan di tingkat desa perlu terus diperkuat agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang lebih nyaman dan optimal.

    Sementara program ketiga menyangkut akses pendidikan. Sopian mengatakan, kebutuhan terhadap sekolah negeri, khususnya SMP dan SMA, menjadi salah satu aspirasi yang banyak disampaikan masyarakat selama dirinya melakukan sosialisasi.

    “Banyak masyarakat yang berharap adanya SMP Negeri atau SMA Negeri di Desa Tridaya Sakti. Ini menjadi salah satu aspirasi yang akan kami perjuangkan,” katanya.

    Program keempat adalah optimalisasi kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan ekonomi dan UMKM.

    Sopian mengatakan akan mendorong berbagai pelaku usaha dan pengrajin lokal yang dinilai masih perlu mendapatkan perhatian. Salah satunya melalui pengembangan kerajinan batik sebagai potensi ekonomi masyarakat Desa Tridaya Sakti.

    Selain UMKM, Sopian juga menggagas pemanfaatan ruang publik untuk kegiatan ekonomi, olahraga, dan kreativitas generasi muda.

    Ia menyebut sejumlah kegiatan yang dapat dikembangkan, mulai dari kuliner subuh, olahraga, musik hingga kegiatan UMKM. Bahkan, ia membuka peluang menghadirkan Car Free Day di Desa Tridaya Sakti.

    “Kita ingin memberikan ruang kepada masyarakat, termasuk anak-anak muda yang ingin berjualan. Nanti bisa kita fasilitasi,” ungkapnya.

    Sopian juga berencana menghidupkan kegiatan UMKM pada malam minggu di lingkungan desa. Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ruang ekonomi, tetapi juga mempererat hubungan antara pemerintah desa, RT/RW, pemuda dan masyarakat.

    Di bidang sosial kemasyarakatan, Sopian menekankan pentingnya harmonisasi kehidupan beragama. Ia berharap seluruh umat beragama di Desa Tridaya Sakti dapat hidup berdampingan secara damai dan saling menghormati.

    “Kita ingin mewujudkan harmonisasi kehidupan beragama. Seluruh agama yang ada di Desa Tridaya Sakti bisa hidup berdampingan secara damai dan baik,” tuturnya.

    Sopian juga menjanjikan transparansi dalam pengelolaan dana desa. Ia berencana menyediakan akses informasi agar masyarakat dapat mengetahui penggunaan anggaran desa.

    “Ke depannya mungkin kita akan membuat link, sehingga setiap warga bisa melihat dana desa itu digunakan untuk apa, dari mana dan untuk belanja apa saja,” jelasnya.

    Menurutnya, transparansi anggaran menjadi bagian dari inovasi tata kelola pemerintahan desa. Ia juga membuka kemungkinan mengadopsi atau mengembangkan aplikasi pemerintahan yang telah tersedia di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi apabila dapat diterapkan di tingkat desa.

    “Dengan perkembangan teknologi dan transformasi informasi sekarang, kita harus mengikuti perkembangan zaman. Hampir setiap orang sudah memiliki smartphone, sehingga teknologi harus bisa kita manfaatkan untuk pelayanan masyarakat,” katanya.

    Usai Pilkades Tridaya Sakti, Sopian juga menegaskan komitmennya untuk merangkul seluruh kandidat yang tidak terpilih.

    Menurutnya, seluruh calon memiliki peran dalam pembangunan desa karena merupakan bagian dari masyarakat Tridaya Sakti.

    “Saya akan merangkul semua calon yang tidak terpilih. Kita dekati dan kita ajak bersama-sama membangun desa,” ujarnya.

    Sopian bahkan berencana membuka ruang komunikasi dengan mengunjungi para kandidat ke kediaman masing-masing.

    Ia menegaskan bahwa setelah proses Pilkades selesai, tidak boleh lagi ada perbedaan berdasarkan nomor urut maupun pilihan dalam kontestasi.

    “Sekarang tidak ada lagi nomor satu, nomor dua, nomor tiga atau nomor lainnya. Yang ada adalah bagaimana kita bersama-sama membangun satu desa ini,” tegasnya.

    Sopian berharap seluruh masyarakat dapat kembali bersatu untuk membangun Desa Tridaya Sakti agar semakin maju, sejahtera, transparan, serta mampu mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat. (Bachtiar/Red)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    BERITA LIFESTYLE

    +