• Jelajahi

    Copyright © Liputanbhagasasi
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan





    Peringati Harkitnas ke-118, Pemkab Bekasi Tekankan Penguatan Generasi Muda di Era Digital

    Liputanbhagasasi
    Rabu, 20 Mei 2026, 14:30 WIB Last Updated 2026-05-20T14:59:22Z
    Ket.foto : Sekda Kabupaten Bekasi pimpin apel Hari Kebangkitan Nasional (Doc.cam)

    Liputanbhagasasi.com - Kabupaten Bekasi, Kantor Berita LBN -Pemerintah Kabupaten Bekasi memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 dengan menegaskan pentingnya membangun kemandirian bangsa melalui penguatan kualitas generasi muda di tengah tantangan era digital yang terus berkembang.

    Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin saat membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Hafid, dalam Upacara Hari Kebangkitan Nasional tingkat Kabupaten Bekasi yang digelar di Plaza Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Rabu (20/05/2026).

    Dalam amanatnya, Endin menyampaikan bahwa semangat Kebangkitan Nasional yang lahir melalui Budi Utomo pada tahun 1908 menjadi tonggak perubahan perjuangan bangsa, dari perlawanan fisik menuju perjuangan berbasis intelektual dan diplomasi.

    Menurutnya, semangat kebangkitan nasional harus terus relevan dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri bangsa Indonesia.

    “Secara filosofis, kebangkitan nasional merupakan proses dinamis yang bersifat mutatis-mutandis, menyesuaikan dengan tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri,” ujarnya.

    Ia mengatakan, tantangan bangsa saat ini telah bergeser dari persoalan kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital. Karena itu, tema Harkitnas 2026, “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, dinilai menjadi pengingat pentingnya perlindungan generasi muda sebagai fondasi masa depan bangsa.

    Dalam kesempatan tersebut, Endin juga menyoroti berbagai program strategis nasional yang dijalankan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto, mulai dari program makan bergizi gratis, pemerataan akses pendidikan melalui pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda, hingga layanan cek kesehatan gratis bagi masyarakat.

    Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari pembangunan ekosistem kesejahteraan yang terintegrasi meliputi sektor pendidikan, kesehatan, hingga ketahanan pangan.

    Selain itu, pemerintah juga terus memperkuat ekonomi masyarakat melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang diarahkan menjadi penggerak ekonomi baru di tingkat desa.

    “Melalui koperasi, masyarakat desa diharapkan memiliki akses yang lebih dekat terhadap pupuk, permodalan, distribusi hasil panen, sembako, obat terjangkau hingga layanan ekonomi dasar,” kata Endin.

    Pada momentum Harkitnas tahun ini, perhatian pemerintah juga difokuskan pada perlindungan anak di ruang digital melalui pemberlakuan penuh Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak atau PP Tunas.

    Ia menyebutkan, sejak 28 Maret 2026 pemerintah resmi menunda akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun sebagai upaya menciptakan ruang digital yang sehat dan aman bagi tumbuh kembang anak.

    Endin menegaskan bahwa peringatan Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, serta menumbuhkan semangat kolektif dalam membangun bangsa.

    “Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 menjadi panggilan bagi seluruh elemen masyarakat untuk kembali menyalakan api Budi Utomo dalam setiap lini kehidupan,” tandasnya. (Red)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini