Ket.foto : Situasi ruangan pendaftaran SMAN 1 Kota Bekasi (Doc.cam)
Liputanbhagasasi.com - Bekasi, Kantor Berita LBN - Hari pertama pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Program Sekolah Maung di SMA Negeri 1 Kota Bekasi mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Sejak pagi hari, para calon peserta didik bersama orang tua tampak memadati area sekolah untuk mencari informasi dan mengikuti proses pendaftaran Program Sekolah Maung Tahun Ajaran 2026–2027, Senin pagi (25/05/2026).
Berdasarkan pantauan awak media liputanbhagasasi.com di lokasi, suasana di lingkungan SMAN 1 Kota Bekasi terlihat ramai namun tetap tertib. Petugas sekolah dan panitia penerimaan siswa baru tampak aktif memberikan arahan kepada calon peserta didik terkait mekanisme pendaftaran, persyaratan administrasi, hingga jalur seleksi yang tersedia dalam Program Sekolah Maung.
Tingginya minat masyarakat tidak terlepas dari status SMAN 1 Kota Bekasi yang resmi ditunjuk sebagai salah satu sekolah pelaksana Program Sekolah Maung atau Sekolah Manusia Unggul Jawa Barat. Program tersebut menjadi perhatian publik karena menggunakan sistem seleksi berbasis prestasi tanpa menerapkan jalur zonasi.
Kepala Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah III Provinsi Jawa Barat yang meliputi Kota dan Kabupaten Bekasi, Dr. Rina Parlina, S.I.P., M.M., menyampaikan apresiasinya terhadap tingginya semangat masyarakat dalam mengikuti Program Sekolah Maung terpilih 2 sekolah terdiri dari SMAN 1 Kota Bekasi dan SMAN 2 Tambun Selatan – Kabupaten Bekasi.
“Antusiasme masyarakat pada hari pertama pendaftaran sangat tinggi. Ini menunjukkan bahwa masyarakat memiliki harapan besar terhadap peningkatan kualitas pendidikan melalui Program Sekolah Maung,” ujar Dr. Rina Parlina.
Menurutnya, Program Sekolah Maung merupakan langkah strategis Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menciptakan generasi muda unggul yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga karakter, kepemimpinan, kreativitas, serta daya saing global.
Ia menjelaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara objektif dan transparan berdasarkan kemampuan serta prestasi siswa, baik akademik maupun non-akademik.
“Program ini memberikan kesempatan kepada siswa-siswi terbaik untuk berkembang sesuai potensi yang dimiliki. Seleksi dilakukan melalui jalur prestasi sehingga benar-benar menjaring peserta didik yang unggul,” tambahnya.
Dalam pelaksanaan SPMB Sekolah Maung, terdapat beberapa jalur seleksi yang dapat dipilih calon peserta didik, di antaranya:
a. Jalur Potensi Akademik (Cerdas Istimewa Bakat Istimewa/CIBI)
b. Jalur Kompetensi Akademik
c. Jalur Kompetensi Non-Akademik
Selain itu, calon peserta didik juga diwajibkan memenuhi sejumlah persyaratan administrasi seperti nilai rapor, dokumen prestasi, rekomendasi sekolah asal, hingga tes kemampuan akademik sesuai ketentuan yang berlaku.
Pihak sekolah juga menyediakan layanan informasi dan pendampingan bagi orang tua maupun siswa agar proses pendaftaran berjalan lancar. Sistem pendaftaran dilakukan secara online melalui portal resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Program Sekolah Maung sendiri menjadi salah satu program unggulan pendidikan Jawa Barat yang bertujuan membentuk sumber daya manusia berkualitas dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Dengan tingginya minat masyarakat pada hari pertama pendaftaran, SMAN 1 Kota Bekasi optimistis Program Sekolah Maung dapat melahirkan generasi muda berprestasi yang mampu membawa nama baik Kota Bekasi dan Jawa Barat di tingkat nasional maupun internasional. (Bachtiar/Red)


.png)


.jpeg)



