Kegiatan yang berlangsung dalam suasana santai namun penuh makna tersebut dihadiri oleh Mantan Presiden RI Joko Widodo, Dewan Pengawas Tim Hukum Merah Putih, Sekretaris Jenderal DPP THMP M. Kunang, Weldy Jevis Saleh, serta sejumlah anggota Tim Hukum Merah Putih lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sekjen DPP THMP M. Kunang menyampaikan bahwa peran Youtuber Nusantara saat ini sangat strategis dalam menjaga stabilitas informasi di ruang digital. Menurutnya, di tengah derasnya arus informasi yang tidak selalu akurat, kehadiran konten kreator yang menyajikan fakta dan klarifikasi menjadi sangat penting.
"Youtuber Nusantara telah menunjukkan kepedulian terhadap bangsa dengan membantu meluruskan berbagai berita hoaks yang dapat memecah belah masyarakat. Ini merupakan kontribusi nyata dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa," ujar M. Kunang.
Hal senada juga disampaikan Weldy Jevis Saleh yang menilai bahwa kolaborasi antara Tim Hukum Merah Putih dan para Youtuber Nusantara perlu terus diperkuat. Ia menegaskan bahwa sinergi antara praktisi hukum dan media digital dapat menjadi benteng kuat dalam menghadapi penyebaran informasi yang tidak benar.
Pertemuan tersebut juga menjadi ajang diskusi terbuka terkait strategi edukasi masyarakat dalam mengenali berita hoaks, serta pentingnya penyajian informasi yang berimbang dan berdasarkan fakta. Para peserta sepakat bahwa literasi digital menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan informasi di era digital saat ini.
Kegiatan yang berlangsung hangat tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk terus menjaga komunikasi dan memperkuat kerja sama dalam upaya melawan hoaks serta menciptakan ruang digital yang sehat dan edukatif bagi masyarakat Indonesia.
Tim Hukum Merah Putih berharap, peran aktif Youtuber Nusantara dapat terus berkembang dan menjadi bagian penting dalam menjaga keutuhan informasi serta memperkuat persatuan bangsa di tengah dinamika perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat. (Bachtiar/Red)



.png)
.png)






