Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar, sekaligus momentum edukasi yang dikemas bertepatan dengan peringatan perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan emansipasi perempuan Indonesia.
Kepala Bidang Pencegahan BNK Kabupaten Bekasi, Susilo Budianto, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek kesehatan dan pencegahan narkoba, tetapi juga penguatan karakter generasi muda.
“Giat ini merupakan upaya peningkatan wawasan para pelajar agar terampil dalam berkomunikasi serta memiliki ketahanan diri untuk menolak narkoba. Melalui pendekatan peer resistance skills, diharapkan siswa mampu berkata tidak terhadap ajakan negatif yang dapat merusak masa depan mereka,” ujarnya.
Susilo juga menegaskan bahwa momentum Hari Kartini menjadi pengingat penting bagi generasi muda, khususnya pelajar perempuan, untuk terus berprestasi, mandiri, dan memiliki daya juang yang tinggi sebagaimana semangat perjuangan RA Kartini.
Selain sosialisasi, kegiatan juga dilanjutkan dengan pemeriksaan tes urine terhadap sejumlah pelajar sebagai langkah deteksi dini serta bentuk komitmen sekolah dan BNK Kabupaten Bekasi dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih dari narkoba.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari masyarakat sekitar serta pihak sekolah. Program tersebut juga merupakan tindak lanjut dari arahan Pelaksana tugas (Plt.) Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, yang juga menjabat sebagai Ketua BNK Kabupaten Bekasi.
Dalam arahannya, Plt. Bupati Bekasi menekankan pentingnya sinergi seluruh elemen masyarakat dalam memberantas penyalahgunaan narkoba sejak dini, terutama di lingkungan pendidikan.
“Harapannya, melalui kegiatan seperti ini, Kabupaten Bekasi dapat benar-benar mewujudkan masyarakat yang Bangkit, Maju, dan Sejahtera serta terbebas dari narkoba,” tegas Susilo menutup keterangannya.
Kegiatan berjalan dengan tertib dan mendapat antusiasme tinggi dari para siswa. Pihak sekolah berharap program serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan guna memperkuat kesadaran generasi muda terhadap bahaya narkoba serta membentuk karakter pelajar yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. (Bachtiar/Red)


.png)






