• Jelajahi

    Copyright © Liputanbhagasasi
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

     










    Monitoring Rutilahu di Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati Pastikan Program Tepat Sasaran

    Liputanbhagasasi
    Selasa, 07 April 2026, 23:20 WIB Last Updated 2026-04-08T16:23:11Z
    Ket.foto : Tim kecamatan meninjau rumah milik Ibu Rosita yang berada di Kelurahan Jatirahayu

    Liputanbhagasasi.com - Kota Bekasi, Kantor Berita LBN - Jajaran Kantor Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, melakukan monitoring sekaligus kunjungan ke Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) milik warga sebagai bagian dari pelaksanaan Program Perbaikan Rutilahu bagi masyarakat terdampak, Selasa (7/04/2026).

    Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Kecamatan Pondok Melati, Ferry Prihadi Kurniawan, SE. Ia menjelaskan bahwa program bantuan Rutilahu saat ini dapat berjalan dengan baik berkat dukungan berbagai pihak, termasuk para fasilitator yang turut berperan aktif di lapangan.


    “Semoga program bantuan Rutilahu ini dapat dirasakan oleh masyarakat secara luas. Kehadiran kami bukan semata-mata untuk peninjauan, tetapi juga untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Ferry.


    Dalam kunjungan kali ini, tim kecamatan meninjau rumah milik Ibu Rosita yang berada di Kelurahan Jatirahayu. Kegiatan tersebut turut dihadiri Lurah Jatirahayu Yasin A.Md, Ketua RT dan RW setempat, tokoh masyarakat, serta Pemerhati Lingkungan dari GNRI Pondok Melati.


    Ferry menegaskan, keberhasilan program ini tidak terlepas dari sinergi seluruh pihak yang terlibat. Ia berharap manfaat program Rutilahu dapat terus dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.


    “Semuanya bisa berjalan lancar karena bantuan para fasilitator demi suksesnya program ini. Tentu ini sangat bermanfaat bagi masyarakat luas,” ungkapnya.


    Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari evaluasi guna meningkatkan kualitas pelaksanaan program ke depan. Pihak kecamatan berharap adanya penambahan kuota unit dan anggaran, mengingat masih banyak warga yang membutuhkan bantuan perbaikan rumah.


    “Dari hasil kunjungan ini akan menjadi bahan evaluasi dan rencana lanjutan di tahun ini. Kami berharap ada peningkatan, baik dari jumlah unit maupun anggaran, karena program Rutilahu masih sangat dibutuhkan masyarakat kurang mampu,” jelasnya.


    Melalui program ini, Pemerintah Kota Bekasi berupaya memastikan setiap warga memiliki hunian yang layak sebagai fondasi dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup.


    Sementara itu, Pemerhati Lingkungan GNRI Pondok Melati, Kang Chandra Gunawan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bersinergi dalam perbaikan rumah milik Ibu Rosita.


    “Dengan program perbaikan Rutilahu ini, diharapkan kualitas hidup keluarga penerima manfaat dapat meningkat dan Kota Bekasi semakin keren,” ujarnya.


    Chandra juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Bekasi berkomitmen melanjutkan program Rutilahu melalui kolaborasi dengan berbagai pihak agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.


    Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) saat ini tengah menyiapkan aplikasi khusus untuk mempermudah pengajuan program bedah rumah atau Rutilahu.


    “Aplikasi ini dibuat sebagai respons atas proses pengajuan konvensional yang dinilai cukup rumit. Gubernur Dedi Mulyadi bersama kementerian terkait memprakarsai inovasi ini agar masyarakat bisa lebih mudah mengakses bantuan tanpa harus melalui perantara,” jelasnya.


    Menurutnya, aplikasi tersebut diharapkan menjadi solusi dalam mempercepat pelaksanaan program, sekaligus memantau proses bedah rumah seperti pada sistem E-BSPS, serta mempermudah akses bantuan BSPS.


    “Program bedah rumah kolaboratif ini direncanakan mulai aktif pada April 2026, dengan fokus utama pada perbaikan hunian bagi warga berpenghasilan rendah,” pungkasnya. (Bachtiar/Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini