Dalam kunjungan tersebut, Ketua DPRD tidak hanya sekadar berdialog, tetapi juga mendengarkan secara langsung berbagai keluhan, harapan, serta kebutuhan masyarakat di tingkat akar rumput. Ia menegaskan bahwa pendekatan ini penting untuk memastikan kebijakan dan program pemerintah daerah benar-benar menyentuh kebutuhan riil masyarakat.
Salah satu fokus utama dalam kunjungan tersebut adalah peninjauan program peningkatan kualitas rumah layak huni melalui program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Program ini menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi warga yang masih tinggal di hunian yang belum memenuhi standar kelayakan.
Melalui peninjauan langsung kondisi rumah warga, Ketua DPRD ingin memastikan bahwa bantuan yang diberikan nantinya tepat sasaran dan benar-benar diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Ia juga menekankan bahwa program Rutilahu tidak hanya berorientasi pada perbaikan fisik bangunan semata, tetapi juga bertujuan menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan layak huni.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap program pemerintah hadir dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Dengan turun langsung seperti ini, kami bisa melihat kondisi sebenarnya dan memastikan bantuan tepat sasaran,” ujarnya.
Diharapkan, melalui pendekatan langsung ini, sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat semakin kuat, serta mampu mendorong percepatan pembangunan yang berkeadilan dan merata di seluruh wilayah Kabupaten Bekasi. (Bachtiar/Red)









