• Jelajahi

    Copyright © Liputanbhagasasi
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

     










    BAM DPR RI Bahas Program Makan Bergizi Gratis di Bekasi, Kadinkes Tekankan Standar Gizi dan Keamanan Pangan

    Liputanbhagasasi
    Senin, 20 April 2026, 14:00 WIB Last Updated 2026-04-21T02:50:44Z
    Ket.foto : Kadinkes Kab Bekasi Tekankan Standar Gizi dan Keamanan Pangan

    Liputanbhagasasi.com - Kabupaten Bekasi, Kantor Berita LBN - Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI menggelar rapat terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Kompleks Pemda Kabupaten Bekasi, Senin (20/4/2026). Kegiatan bertema “Dari Dapur ke Masa Depan” ini dihadiri sekitar 60 peserta dari unsur Forkopimda, pemerintah daerah, hingga perwakilan DPR RI.

    Sejumlah tokoh yang hadir di antaranya anggota DPR RI Obon Tabroni, Ketua BAM DPR RI Ahmad Heryawan, serta pejabat daerah seperti Asep Surya Atmaja, Michael Ronald, Sumarni, dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi dr. H. Arief Kurnia, MARS.


    Acara diawali dengan penyambutan khas Bekasi melalui pantun palang pintu, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa, serta pemutaran video dokumenter “Dari Dapur untuk Masa Depan Bangsa.”


    Dalam sambutannya, Obon Tabroni menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan Badan Gizi Nasional (BGN) agar program MBG berjalan tepat sasaran. Ia menyebut Kabupaten Bekasi memiliki potensi besar dari sektor industri dan pertanian untuk mendukung keberhasilan program tersebut.


    Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Endin Samsudin mengungkapkan, saat ini terdapat sekitar 432.000 siswa SD negeri yang menjadi penerima manfaat program MBG. Namun, masih terdapat kendala seperti keterlambatan distribusi dan kualitas makanan yang belum sepenuhnya sesuai standar.


    Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, dr. H. Arief Kurnia, MARS menegaskan bahwa aspek kualitas gizi dan keamanan pangan menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program MBG.


    “Kami memastikan setiap makanan yang didistribusikan memenuhi standar gizi seimbang serta aman untuk dikonsumsi. Pengawasan dilakukan mulai dari proses produksi, pengolahan, hingga distribusi di lapangan,” ujarnya.


    Ia juga menambahkan bahwa Dinas Kesehatan terus berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk BGN dan penyedia makanan, guna meningkatkan kualitas menu serta memastikan kebersihan dan higienitas dapur produksi.


    “Selain kandungan gizi, aspek sanitasi dan higienitas menjadi perhatian serius. Kami tidak ingin program ini hanya sekadar membagikan makanan, tetapi benar-benar memberikan manfaat kesehatan bagi anak-anak,” tambahnya.


    Ketua BAM DPR RI Ahmad Heryawan dalam kesempatan tersebut turut menekankan pentingnya evaluasi kebijakan secara menyeluruh, termasuk rencana pelatihan Komponen Cadangan (Komcad) bagi ASN agar tetap selaras dengan prinsip pertahanan negara.


    Kegiatan ditutup dengan penyerahan plakat dari BAM DPR RI kepada Plt Bupati Bekasi serta sesi diskusi interaktif. BAM DPR RI menegaskan akan terus melakukan peninjauan lapangan guna memastikan efektivitas program MBG, termasuk peningkatan kualitas distribusi, pelibatan UMKM lokal, serta perbaikan sanitasi.


    Melalui kolaborasi lintas sektor, program Makan Bergizi Gratis diharapkan dapat berjalan optimal dalam mendukung terciptanya generasi sehat dan berkualitas di masa depan. (Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini