• Jelajahi

    Copyright © Liputanbhagasasi
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

     










    Gubernur Dedi Mulyadi Apresiasi Perkembangan Kota Bekasi pada Paripurna HUT ke-29

    Liputanbhagasasi
    Selasa, 10 Maret 2026, 13:00 WIB Last Updated 2026-03-10T14:50:17Z

    Liputanbhagasasi.com - Kota Bekasi, Kantor Berita LBN - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengapresiasi perkembangan pembangunan Kota Bekasi yang dinilai menunjukkan kemajuan signifikan, baik dari sisi penataan ruang kota maupun penanganan banjir.


    Hal tersebut disampaikan Dedi Mulyadi usai menghadiri Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kota Bekasi dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Kota Bekasi yang digelar di Gedung DPRD Kota Bekasi, Bekasi Timur, Selasa (10/3/2026).


    Menurutnya, kondisi Kota Bekasi saat ini terlihat semakin tertata dan menunjukkan perubahan positif dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.


    “Bekasi sekarang tampak lebih bersih, banjirnya mulai terkendali, ruang terbuka hijau semakin banyak, bangunan liar mulai berkurang. Kemudian folder-folder air juga sudah bisa dibangun dengan baik,” ujar Dedi kepada awak media.


    Ia menilai, dengan perkembangan tersebut ke depan Kota Bekasi memiliki potensi besar untuk menjadi kota metropolitan yang modern serta menjadi ruang hidup bagi masyarakat dari berbagai latar belakang.


    “Ke depan Bekasi akan menjadi kota multi etnik yang metropolis dan lebih modern,” tambahnya.


    Dalam kesempatan itu, Dedi juga mengingatkan pentingnya sinkronisasi penganggaran antara pemerintah daerah dan pemerintah provinsi agar pembangunan berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.


    “Anggarannya harus terarah bagi kebutuhan publik dan provinsi akan memberikan dukungan pada tahun ini,” katanya.


    Selain menyoroti perkembangan pembangunan kota, Dedi Mulyadi juga menyinggung peristiwa longsor yang terjadi di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang pada Minggu (8/3/2026), yang mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia.


    Ia menilai tragedi tersebut harus menjadi momentum evaluasi terhadap tata kelola pengelolaan sampah di kawasan penyangga ibu kota tersebut.


    Bantargebang itu kewenangannya antara Pemkot Bekasi dan Pemprov Jakarta, tetapi seluruh otoritas operasionalnya ada di tangan wali kota,” ujar mantan Bupati Purwakarta tersebut.


    Dedi menyarankan agar Pemerintah Kota Bekasi segera mempertimbangkan berbagai solusi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar sekaligus mencegah terulangnya bencana serupa di masa mendatang.


    Sementara itu, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan bahwa momentum Hari Jadi Kota Bekasi tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi harus dimaknai sebagai upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan.


    Tri juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat atas dukungan yang terus diberikan dalam pembangunan Kota Bekasi.


    Menurutnya, dukungan tersebut sangat penting agar berbagai program pembangunan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.


    “Kami merasakan perhatian dari Bapak Gubernur terhadap Kota Bekasi, mulai dari dukungan pembangunan kawasan wisata Kalimalang yang kami harapkan menjadi ikon kota baru ini hingga dukungan pengerukan normalisasi Kali Bekasi,” kata Tri.


    Ia menambahkan, dampak dari normalisasi Kali Bekasi sudah mulai dirasakan masyarakat karena genangan air dan potensi banjir kini semakin berkurang.


    Peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi tahun ini mengusung tema “Semakin Keren Pembangunannya, Semakin Sejahtera Warganya.” Tema tersebut menjadi refleksi sekaligus komitmen bersama untuk terus memperkuat kolaborasi, inovasi, serta pelayanan publik yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.


    Sidang Paripurna Istimewa tersebut juga dihadiri Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe, pimpinan dan anggota DPRD Kota Bekasi, pimpinan serta anggota DPRD kabupaten/kota se-Jawa Barat, unsur Forkopimda Kota Bekasi, para perangkat daerah, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. (Bachtiar/Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini