• Jelajahi

    Copyright © Liputanbhagasasi
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

     










    Pemerintah Tetapkan Skema WFA Selama Libur Lebaran 2026 untuk Urai Kepadatan Mudik

    Liputanbhagasasi
    Rabu, 11 Februari 2026, 22:14 WIB Last Updated 2026-02-11T15:14:27Z


    Liputanbhagasasi.com - Jakarta, Kantor Berita LBN - Pemerintah secara resmi menetapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) atau kerja dari mana saja selama periode libur Lebaran 2026. Kebijakan ini diterapkan sebagai langkah strategis untuk mengoptimalkan mobilitas masyarakat sekaligus mengurai kepadatan arus mudik dan arus balik Idul Fitri.


    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa skema WFA akan diberlakukan pada dua periode utama, yakni pada 16–17 Maret 2026 untuk mendukung kelancaran arus mudik, serta pada 25–27 Maret 2026 guna mengantisipasi lonjakan arus balik.


    “Untuk mengoptimalkan mobilitas masyarakat dan memudahkan perencanaan perjalanan selama libur Hari Besar Keagamaan Nasional Idul Fitri, pemerintah memberikan fleksibilitas dalam penetapan hari kerja,” ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (10/2/2026).


    Airlangga menegaskan bahwa kebijakan WFA ini berlaku bagi aparatur sipil negara (ASN) maupun pekerja sektor swasta. Meski demikian, kebijakan tersebut tidak termasuk dalam kategori hari libur nasional atau cuti bersama, melainkan merupakan bagian dari skema flexible working arrangement yang memberikan keleluasaan bagi instansi dan perusahaan dalam mengatur sistem kerja pegawainya.


    Menurutnya, penerapan WFA diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan secara lebih fleksibel, sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan pada waktu tertentu. Dengan demikian, arus lalu lintas selama periode mudik dan balik Lebaran dapat lebih merata dan terkendali.


    Selain itu, pemerintah juga mengimbau kementerian, lembaga, serta pelaku usaha untuk menyesuaikan kebijakan internal masing-masing dengan tetap mengutamakan produktivitas dan pelayanan publik. Koordinasi lintas sektor terus diperkuat guna memastikan kebijakan ini berjalan efektif dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.


    Dengan adanya kebijakan WFA selama Lebaran 2026, pemerintah berharap tradisi mudik dapat berlangsung lebih aman, nyaman, dan lancar, sekaligus mendukung stabilitas aktivitas ekonomi nasional di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat. (Bachtiar/Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini