Liputanbhagasasi.com - Bekasi, Kantor Berita LBN - Lebih dari 80 kader GP Ansor, Banser, dan keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU) dari Kota dan Kabupaten Bekasi mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Paralegal Angkatan Ke-I Tahun 2026.
Kegiatan yang diselenggarakan LBH GP Ansor Bekasi Raya bersama DPC PERADI Cikarang tersebut resmi dibuka pada Sabtu, 3 Oktober 2026, di SMK Karya Pembaharuan, Kabupaten Bekasi.
Diklat Paralegal ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader dalam memahami persoalan hukum, memperkuat peran paralegal, serta memperluas akses masyarakat terhadap bantuan hukum dan keadilan.
Ketua PP LBH Ansor, H. Dendy Zuhairil Finsa, S.H., M.H., menegaskan pentingnya pendidikan paralegal yang dilakukan secara berkelanjutan. Menurutnya, kader perlu memiliki pengetahuan dan keterampilan hukum yang dapat diterapkan secara bertanggung jawab sesuai kapasitas dan kewenangannya.
Sementara itu, Ketua DPC PERADI Cikarang, Ibrahim Azis, S.H., M.H., menyampaikan bahwa paralegal dapat berperan sebagai jembatan antara masyarakat dengan advokat maupun lembaga bantuan hukum.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyematan jaket Banser kepada jajaran DPC PERADI Cikarang sebagai anggota kehormatan PC GP Ansor Kabupaten Bekasi. Penyematan tersebut menjadi simbol sinergi dalam pendidikan hukum sekaligus penguatan akses bantuan hukum bagi masyarakat.
Diklat Paralegal Angkatan Ke-I Tahun 2026 mengusung tema “Mencetak Kader yang Melek Hukum, Berani Membela Keadilan.”
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang pembelajaran hukum, tetapi juga bagian dari proses kaderisasi untuk melahirkan kader yang peka terhadap persoalan masyarakat serta mampu memberikan kontribusi sesuai kapasitas dan kewenangannya.
Pertemuan kedua Diklat Paralegal akan dilaksanakan secara daring pada Sabtu, 10 Oktober 2026. (Red)


.png)






