• Jelajahi

    Copyright © Liputanbhagasasi
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan





    BLiSPI Youth Cup V Resmi Dibuka di Stadion Wibawa Mukti, 2.210 Atlet Muda Berebut Peluang ke Internasional

    Liputanbhagasasi
    Minggu, 25 Oktober 2026, 16:00 WIB Last Updated 2026-10-25T14:11:17Z

    Liputanbhagasasi.com - Kabupaten Bekasi, Kantor Berita LBN - Turnamen sepak bola usia dini BLiSPI Youth Cup V Piala Ketua DPD RI resmi dibuka di Stadion Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi, Minggu (25/10/2026). Ajang yang berlangsung hingga 28 Oktober 2026 ini diikuti 74 tim dengan melibatkan 2.210 atlet serta 650 pelatih dan ofisial dari berbagai daerah.

    Turnamen yang digagas Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (BLiSPI) bersama Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) tersebut mempertandingkan empat kelompok usia, yakni U-10, U-12, U-14, dan U-16.

    Selain memperebutkan trofi, medali, sertifikat, dan uang pembinaan, kompetisi ini menjadi wadah bagi para pemain muda untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membuka peluang menembus kompetisi sepak bola tingkat internasional.

    Salah satu agenda utama BLiSPI Youth Cup V adalah talent scouting atau pencarian bakat di seluruh kelompok usia. Proses pemantauan pemain akan dipimpin legenda Timnas Indonesia, Rully Nere, untuk mengidentifikasi talenta potensial yang dapat dikembangkan ke jenjang lebih tinggi.

    Pemain terpilih nantinya diproyeksikan memperkuat Tim Pelajar BLiSPI Indonesia yang direncanakan mengikuti turnamen internasional di sejumlah negara, di antaranya Jepang, Korea Selatan, Thailand, dan Malaysia.

    Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin menyampaikan bahwa penyelenggaraan BLiSPI Youth Cup V sejalan dengan upaya memperluas kesempatan generasi muda di berbagai daerah untuk mengembangkan potensi dan meraih prestasi melalui olahraga.

    Menurutnya, DPD RI memiliki peran sebagai jembatan aspirasi masyarakat dan daerah, termasuk mendorong kolaborasi berbagai pihak agar anak-anak Indonesia mendapatkan akses lebih baik terhadap fasilitas, pembinaan, dan kompetisi olahraga.

    “Bonus demografi akan menjadi kekuatan apabila generasi mudanya sehat, berkarakter, terampil, dan memiliki ruang untuk berprestasi,” demikian pesan Sultan dalam penyelenggaraan turnamen tersebut.

    Ia menegaskan bahwa pembinaan sepak bola usia dini membutuhkan dukungan bersama dari pemerintah pusat dan daerah, sekolah, klub, organisasi olahraga, pelatih, dunia usaha, hingga keluarga. Kolaborasi ini penting agar pembinaan atlet berlangsung berkelanjutan dan tidak berhenti pada penyelenggaraan turnamen semata.

    Melalui kompetisi tersebut, diharapkan semakin banyak pemain muda dari daerah memperoleh kesempatan menunjukkan kemampuan, memperluas pengalaman bertanding, serta mempersiapkan diri menuju kompetisi tingkat nasional dan internasional.

    Ketua Umum BLiSPI Subagja mengatakan, organisasinya telah menjalankan pembinaan dan penyelenggaraan turnamen sepak bola pelajar sejak 2013. Selama 13 tahun perjalanan tersebut, BLiSPI terus berupaya membangun ruang kompetisi sekaligus mengembangkan potensi pesepak bola muda Indonesia.

    Menurut Subagja, keterlibatan ribuan atlet, pelatih, dan ofisial dalam BLiSPI Youth Cup V menjadi modal penting untuk memperkuat basis data pemain serta memetakan potensi atlet dari berbagai daerah.

    “Melalui kegiatan ini, kami memiliki basis data pemain yang dapat menjadi acuan dalam proses pemantauan dan pembinaan atlet. Harapannya, semakin banyak pemain muda yang mendapatkan kesempatan untuk berkembang dan membawa nama Indonesia di tingkat internasional,” ujarnya.

    Subagja juga mengungkapkan rencana pengiriman pemain kelompok usia U-16 ke Korea Selatan. Para pemain diharapkan memperoleh pengalaman bertanding di luar negeri sekaligus kesempatan meningkatkan kemampuan melalui program pembinaan bersama pelatih berpengalaman.

    Ia turut menyebut Egy Maulana Vikri sebagai salah satu nama dalam perjalanan pembinaan sepak bola usia muda yang disampaikannya sebagai produk pembinaan BLiSPI.

    Subagja berharap BLiSPI Youth Cup dapat diselenggarakan secara konsisten sebagai bagian dari pembinaan jangka panjang untuk melahirkan pemain berkualitas yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

    Pembukaan BLiSPI Youth Cup V turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, pejabat pemerintah, perwakilan diplomatik, dan insan sepak bola.

    Hadir di antaranya Duta Besar Belarus, perwakilan Kedutaan Besar Vietnam, Ketua Asprov PSSI Jawa Barat Buky Wibawa, mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong, Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono, Kepala Disbudpora Kabupaten Bekasi Iman Nugraha, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi Imam Fathurrahman, serta Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Dadang Hartanto.

    Dari unsur DPD RI, hadir Wakil Ketua DPD RI Yorrys Raweyai, Alfiansyah atau Komeng, Jihan Fahira, L. Aanya Rina Casmayanti, dan Agita Nurfianti dari daerah pemilihan Jawa Barat. Sementara dari daerah pemilihan DKI Jakarta, hadir Fahira Idris, Happy Djarot, Prof. Dailami Firdaus, dan Achmad Azran.

    Kehadiran berbagai unsur tersebut diharapkan memperkuat dukungan terhadap pembinaan sepak bola pelajar di Indonesia.

    BLiSPI Youth Cup V Piala Ketua DPD RI tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembentukan karakter generasi muda melalui nilai disiplin, sportivitas, kerja sama tim, dan semangat pantang menyerah.

    Melalui turnamen ini, diharapkan semakin banyak talenta sepak bola dari daerah mendapatkan kesempatan berkembang dan menapaki jenjang kompetisi yang lebih tinggi, sekaligus berpeluang mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. (Angga)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    BERITA LIFESTYLE

    +