• Jelajahi

    Copyright © Liputanbhagasasi
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan





    Akhmad Marjuki Serap Aspirasi Warga Sukatani, Soroti Air Bersih hingga Infrastruktur Jalan

    Liputanbhagasasi
    Minggu, 04 Oktober 2026, 17:30 WIB Last Updated 2026-10-09T01:12:00Z

    Liputanbhagasasi.com - Kabupaten Bekasi, Kantor Berita LBN - Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Golkar, H. Akhmad Marjuki, menggelar kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Tahun Anggaran 2026 di Kampung Gelam, Desa Sukahurip, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Minggu (4/10/2026).

    Kegiatan yang berlangsung di kediaman Ketua LSM Garda Bangsa Reformasi (GBR) DPC Kabupaten Bekasi, Iday Sumirat, di Jalan Sasak Bali tersebut dirangkai dengan dialog interaktif untuk menyerap aspirasi masyarakat.

    Acara yang dimulai pukul 15.00 WIB itu dihadiri pengurus organisasi, Penjabat (Pj) Kepala Desa Sukahurip, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta puluhan warga yang menyampaikan berbagai persoalan di lingkungan mereka.

    Dalam pemaparannya, Akhmad Marjuki menjelaskan bahwa pengawasan penyelenggaraan pemerintahan merupakan bagian dari tugas dan fungsi DPRD, meliputi legislasi, penganggaran, dan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan serta pembangunan.

    Ia juga memaparkan sejumlah proyek infrastruktur yang menjadi perhatian, di antaranya pembangunan Terminal B di Cikarang senilai Rp24 miliar, rekonstruksi jalan Cikarang–Cibarusah senilai Rp20 miliar dengan ketebalan pengecoran 40 sentimeter, serta pemasangan 172 titik penerangan jalan umum (PJU) beserta infrastruktur pendukung.

    Menurutnya, pengawasan diperlukan agar program pembangunan dapat berjalan sesuai perencanaan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

    Selain infrastruktur, persoalan ketersediaan air bersih, kebutuhan pupuk, dan pengangguran turut menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut.

    Akhmad Marjuki menyampaikan bahwa berbagai persoalan masyarakat telah dihimpun selama kunjungannya ke 116 desa. Ia juga menyoroti persoalan pengairan pertanian di Kabupaten Bekasi yang perlu mendapat perhatian agar produktivitas sawah tetap terjaga.

    Dalam sesi dialog, H. Serun selaku perwakilan pengurus setempat menyampaikan keluhan mengenai sulitnya mendapatkan air bersih pada musim tertentu. Ia berharap adanya bantuan pembangunan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan warga.

    Menanggapi aspirasi tersebut, Akhmad Marjuki menyatakan akan mendorong usulan masyarakat melalui Fraksi Partai Golkar di DPRD Kabupaten Bekasi yang memiliki 10 kursi.

    Aspirasi lainnya disampaikan warga bernama Endra yang mengusulkan perbaikan jembatan di Kampung Gelam karena kondisinya dinilai sudah memprihatinkan.

    Iday Sumirat selaku tuan rumah menjelaskan bahwa usulan pembangunan jembatan tersebut telah diajukan dan diproyeksikan dapat direalisasikan pada tahun anggaran ini.

    Sementara itu, warga bernama Alfi menyoroti kerusakan jalan lingkungan dari Kampung Melati hingga Blokan serta minimnya penerangan jalan umum yang dikhawatirkan meningkatkan kerawanan sosial.

    Menanggapi hal tersebut, Akhmad Marjuki menyatakan akan mencatat dan mendorong aspirasi terkait perbaikan jalan lingkungan serta penambahan PJU agar dapat dipertimbangkan dalam perencanaan anggaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat sesuai kewenangan dan mekanisme yang berlaku.

    Menutup kegiatan, Akhmad Marjuki mengapresiasi partisipasi masyarakat yang telah menyampaikan berbagai persoalan secara langsung. Ia mengajak warga yang belum sempat menyampaikan aspirasi dalam forum tersebut untuk memanfaatkan kanal media sosial resminya.

    Melalui kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Tahun Anggaran 2026 ini, diharapkan berbagai aspirasi masyarakat Desa Sukahurip dan wilayah Kecamatan Sukatani dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan pemerintah daerah.

    Persoalan air bersih, perbaikan jembatan, jalan lingkungan, dan penerangan jalan umum menjadi sejumlah kebutuhan yang diharapkan memperoleh perhatian dalam program pembangunan demi meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bekasi. (Angga)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    BERITA LIFESTYLE

    +