Liputanbhagasasi.com - Jakarta, Kantor Berita LBN - Perkumpulan Transportasi Wisata Indonesia (PTWI) hadir sebagai wadah kolaborasi para pelaku usaha transportasi wisata di Indonesia yang memiliki komitmen bersama untuk mendorong terciptanya industri transportasi pariwisata yang aman, nyaman, profesional, dan berstandar tinggi.
PTWI terbentuk pada awal November 2016, berawal dari semangat kebersamaan 20 Perusahaan Otobus (PO) khusus angkutan pariwisata se-Jabodetabek. Para pelaku usaha tersebut memiliki visi yang sama untuk memajukan industri transportasi wisata sekaligus memperkuat komunikasi dan kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan.
Sejak awal berdiri, PTWI memiliki tujuan utama untuk menampung dan mengakomodasi aspirasi para anggota agar dapat disampaikan serta disalurkan secara positif. Organisasi ini juga berperan sebagai jembatan komunikasi antara pelaku usaha transportasi wisata dengan instansi terkait.
Sejumlah instansi yang menjadi bagian penting dalam komunikasi dan kolaborasi PTWI antara lain Kementerian Pariwisata, Dinas Perhubungan, serta Kepolisian Republik Indonesia.
Pembentukan PTWI dilatarbelakangi kebutuhan pelaku usaha transportasi wisata terhadap sebuah wadah yang mampu memperkuat solidaritas, menyatukan aspirasi, sekaligus mendorong terciptanya iklim usaha yang lebih baik.
Dengan semakin berkembangnya sektor pariwisata nasional, kebutuhan terhadap transportasi wisata yang berkualitas juga semakin meningkat. Transportasi menjadi salah satu komponen penting yang tidak dapat dipisahkan dari keseluruhan pengalaman wisatawan.
Karena itu, PTWI berupaya mendorong para pelaku usaha untuk tidak hanya berorientasi pada pelayanan perjalanan, tetapi juga memperhatikan aspek keselamatan, kenyamanan, profesionalisme, tata kelola operasional, serta kualitas sumber daya manusia.
Ketua Umum PTWI Luther Halim menegaskan bahwa transportasi wisata bukan sekadar sarana perpindahan dari satu tempat ke tempat lainnya. Transportasi merupakan bagian integral dari kualitas pengalaman perjalanan wisata.
“Kami memandang transportasi bukan sekadar sarana perpindahan, melainkan bagian integral dari kualitas pengalaman perjalanan.”
Menurutnya, PTWI secara konsisten mendorong peningkatan standar keselamatan dan layanan, penguatan tata kelola operasional, serta pengembangan kapasitas anggota secara berkelanjutan ujarnya saat dikonfirmasi awak media LBN. Jumat pagi, (21/08/2026).
Langkah tersebut menjadi penting seiring dengan dinamika industri pariwisata dan transportasi yang terus mengalami perubahan. Perkembangan teknologi, meningkatnya kebutuhan wisatawan, serta tuntutan terhadap pelayanan yang semakin profesional menjadi tantangan sekaligus peluang bagi para pelaku usaha.
Dalam menjalankan perannya, PTWI tidak hanya menjadi wadah komunikasi antarpelaku usaha transportasi wisata, tetapi juga mengambil posisi sebagai penghubung strategis antara anggota, mitra usaha, dan pemangku kepentingan.
Kolaborasi dengan pemerintah dan instansi terkait dinilai penting untuk menciptakan ekosistem transportasi wisata yang terintegrasi, efisien, adaptif, aman, dan memiliki daya saing.
PTWI juga mendorong terciptanya komunikasi yang konstruktif dalam menyikapi berbagai persoalan yang dihadapi industri transportasi wisata. Dengan komunikasi yang baik, berbagai aspirasi anggota diharapkan dapat disampaikan melalui jalur yang tepat serta menghasilkan solusi yang memberikan manfaat bagi perkembangan industri.
Salah satu perhatian utama PTWI adalah peningkatan kualitas layanan dan keselamatan transportasi wisata.
Keselamatan menjadi fondasi penting dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan wisatawan. Karena itu, pelaku usaha transportasi wisata dituntut untuk menjaga kelayakan armada, meningkatkan kompetensi pengemudi dan kru, serta menerapkan tata kelola operasional yang profesional.
Selain keselamatan, aspek kenyamanan dan kualitas pelayanan juga menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap transportasi wisata Indonesia.
PTWI memandang bahwa standar pelayanan yang baik tidak hanya memberikan manfaat bagi perusahaan, tetapi juga berdampak langsung terhadap citra industri pariwisata nasional.
Di tengah persaingan industri pariwisata yang semakin terbuka, PTWI berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi, inovasi, dan profesionalisme sebagai fondasi dalam membangun kepercayaan masyarakat.
Industri transportasi wisata Indonesia dinilai memiliki potensi besar untuk mendukung pertumbuhan pariwisata nasional. Namun, potensi tersebut perlu diiringi dengan peningkatan kualitas layanan dan kemampuan pelaku usaha dalam menghadapi perubahan zaman.
PTWI berharap seluruh anggota dapat terus meningkatkan kapasitas, mengikuti perkembangan industri, serta membangun pola kerja yang profesional dan berorientasi pada kepuasan pengguna jasa.
Luther Halim juga mengajak seluruh anggota PTWI untuk menjunjung tinggi integritas, menjaga standar kualitas, serta memperkuat solidaritas.
“Kami mengajak seluruh anggota untuk menjunjung tinggi integritas, menjaga standar kualitas, dan memperkuat solidaritas demi kemajuan bersama.”
Menurutnya, kekuatan sebuah organisasi tidak hanya ditentukan oleh jumlah anggotanya, tetapi juga oleh kemampuan seluruh anggota untuk membangun kebersamaan dan menjalankan komitmen secara konsisten.
PTWI ke depan akan terus memperkuat perannya sebagai wadah kolaborasi pelaku usaha transportasi wisata sekaligus mitra strategis dalam mendukung kemajuan sektor pariwisata Indonesia.
Dengan semangat kebersamaan yang menjadi dasar berdirinya organisasi sejak 2016, PTWI berkomitmen untuk terus menghadirkan kontribusi nyata bagi perkembangan transportasi wisata nasional.
Transportasi wisata yang aman, nyaman, profesional, dan berkualitas diharapkan tidak hanya meningkatkan kepercayaan masyarakat, tetapi juga menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan industri pariwisata Indonesia yang semakin maju dan berdaya saing global.
Tentang PTWI: Perkumpulan Transportasi Wisata Indonesia (PTWI) merupakan wadah kolaborasi pelaku usaha transportasi wisata yang berkomitmen meningkatkan kualitas, keselamatan, profesionalisme, dan daya saing industri transportasi pariwisata Indonesia. (Bachtiar)


.png)






