• Jelajahi

    Copyright © Liputanbhagasasi
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan





    Malam Puncak Hari Jadi Jawa Barat ke-81, Camat Jatisampurna Dorong Pelestarian Kampung Adat Kranggan

    Liputanbhagasasi
    Rabu, 19 Agustus 2026, 22:06 WIB Last Updated 2026-08-19T15:06:15Z

    Liputanbhagasasi.com - Bekasi Kota, Kantor Berita LBN - Malam puncak Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Barat berlangsung meriah di Gedung Sate, Bandung, Rabu malam (19/8/2026). Acara tersebut turut dihadiri Camat Jatisampurna Nata Wirya bersama jajaran camat se-Kota Bekasi, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, serta Wakil Wali Kota Bekasi Harris Bobihoe.

    Pada momentum tersebut, Camat Jatisampurna menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Barat. Ia berharap Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi semakin maju, berprestasi, serta mampu menghadirkan pembangunan yang merata.

    Nata Wirya menyebut slogan “Lembur Diurus, Kota Ditata” atau “Kampung Dirawat, Kota Dirapihkan” menjadi salah satu semangat Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menata wilayah kabupaten dan kota agar semakin tertib, indah, dan mendapatkan pembangunan yang berkeadilan.

    Menurutnya, Kecamatan Jatisampurna merasakan langsung perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Salah satunya melalui bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang diberikan saat penutupan TMMD di Bumi Eraska, Kelurahan Jatiraden, beberapa waktu lalu.

    Menariknya, pembangunan Rutilahu tersebut diarahkan untuk mengadopsi konsep rumah adat Kranggan. Konsep tersebut dinilai menjadi bagian dari upaya menghidupkan kembali nilai sejarah dan budaya Kampung Adat Kranggan agar tetap dikenal oleh generasi mendatang.

    “Gubernur ingin mengembalikan nilai sejarah dan history rumah adat Kranggan agar dapat dilihat oleh anak cucu kita. Ini sekaligus menambah nilai budaya dan menjadi daya tarik bagi masyarakat dari luar Kota Bekasi,” ujar Nata.

    Ia menambahkan, penetapan Kecamatan Jatisampurna sebagai salah satu kawasan cagar budaya Kota Bekasi menjadi peluang untuk mengembangkan potensi Kampung Adat Kranggan. Terlebih, dirinya merupakan putra asli Kranggan sehingga memahami potensi budaya dan sejarah yang dapat dikembangkan.

    Perhatian terhadap pelestarian Kampung Adat Kranggan juga datang dari Pemerintah Kota Bekasi. Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dan Wakil Wali Kota Bekasi Harris Bobihoe mendorong agar keberadaan kampung adat tetap dijaga dan dirawat di tengah pesatnya perkembangan teknologi serta pembangunan kota.

    Nata berharap sinergitas antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bekasi terus diperkuat sehingga pembangunan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga mampu menjaga sejarah, budaya, dan identitas masyarakat lokal.

    “Selamat Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Barat. Semoga Jawa Barat semakin maju, berprestasi, dan pembangunan semakin merata,” pungkasnya. (Bachtiar/Red)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    BERITA LIFESTYLE

    +