Politikus PDIP, Guntur Romli, membenarkan adanya surat edaran tersebut. Ia menegaskan bahwa kebijakan itu merupakan langkah partai untuk menjaga integritas kader serta memastikan tidak adanya konflik kepentingan dalam pelaksanaan program nasional.
“Betul, surat tersebut untuk internal partai sebagai jawaban untuk menegaskan bahwa partai selama ini tidak pernah mengizinkan adanya kepentingan orang per orang untuk ikut terlibat dalam bisnis MBG,” ujar Guntur Romli kepada awak media, Jumat (27/2/2026).
Menurutnya, PDIP ingin memastikan bahwa program Makan Bergizi Gratis berjalan murni untuk kepentingan masyarakat, khususnya dalam upaya meningkatkan pemenuhan gizi anak-anak dan kelompok penerima manfaat lainnya, tanpa dimanfaatkan sebagai ladang usaha oleh kader partai.
Surat edaran tersebut juga menjadi bentuk komitmen PDIP dalam mendukung program pemerintah secara transparan dan profesional, sekaligus menjaga etika politik agar kader tetap fokus pada pengabdian kepada masyarakat, bukan pada keuntungan pribadi.
Langkah ini diharapkan mampu mencegah potensi penyalahgunaan program sosial serta menjaga kepercayaan publik terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di berbagai daerah. (Red)


.png)


.png)
.png)


