• Jelajahi

    Copyright © Liputanbhagasasi
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

     










    Disdik Jabar Gandeng 9 Industri, Perkuat Mutu Pendidikan Vokasi SMK

    Liputanbhagasasi
    Rabu, 11 Februari 2026, 19:17 WIB Last Updated 2026-02-12T12:20:00Z

                                                     Dok : https://disdik.jabarprov.go.id

    Liputanbhagasasi.com - Jawa Barat, Kantor Berita LBN - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar resmi meneken perjanjian kerja sama dengan sembilan perusahaan dari berbagai sektor industri guna meningkatkan mutu pendidikan vokasi di tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di SMKN 2 Bandung, Rabu (11/2/2026).


    Kepala Dinas Pendidikan Jabar, Purwanto, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah konkret dalam menyelaraskan pendidikan vokasi dengan kebutuhan dunia industri dan dunia usaha (DUDI).


    “Kerja sama dengan sembilan perusahaan dari berbagai bidang ini merupakan cara untuk berkolaborasi guna menjadikan dunia industri dan dunia usaha sebagai bagian integral dari kurikulum dan ekosistem SMK,” ungkap Purwanto.


    Menurutnya, penguatan pendidikan vokasi tidak bisa dilakukan secara parsial. Dunia industri harus terlibat sejak tahap perencanaan kurikulum, proses pembelajaran, hingga evaluasi kompetensi siswa. Dengan demikian, lulusan SMK tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga kompetensi yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja.


    Purwanto menambahkan, kerja sama ini akan terus diperluas ke berbagai sektor industri, dunia usaha, maupun lembaga lainnya. Disdik Jabar berkomitmen membangun ekosistem pendidikan vokasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan dinamika ekonomi.


    “Kami akan terus menggalakkan kolaborasi, tidak hanya dengan industri besar, tetapi juga dengan pelaku usaha dan lembaga lain yang bisa mendukung peningkatan kompetensi siswa,” ujarnya.


    Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa orientasi lulusan SMK tidak semata-mata siap kerja, berwirausaha, atau melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Karakter dan sikap profesional juga menjadi aspek penting yang harus dibangun selama masa pendidikan.


    “Harus punya olah budi, olah rasa baik secara sikap maupun penampilan. Agar anak SMK ini cirinya sat-set, cekatan, singer,” tegasnya.


    Adapun sembilan perusahaan yang menjalin kerja sama tersebut meliputi PT Art Sensei Academy, Harris Hotel & Convention Festival Citylink, Selamat Toyota Sukabumi, PT Bonet Utama, CV Albajah, PT Pangkalan Lintas Data Indonesia (Palindo), P4S Okiagaru–Ikamaja, PT BNET Academy, dan PT Datascrip.


    Kerja sama tersebut mencakup berbagai bidang, mulai dari industri kreatif, perhotelan, otomotif, pertanian, teknologi informasi, hingga pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia. Kolaborasi ini diharapkan dapat menghadirkan program magang terstruktur, pelatihan berbasis industri, sinkronisasi kurikulum, hingga peluang rekrutmen langsung bagi lulusan SMK.


    Sementara itu, sembilan sekolah yang terlibat dalam kemitraan ini adalah SMKN 4 Bogor, SMKN 1 Sagaranten, SMKN Pertanian 1 Sukaraja, SMKN 2 Cilaku, SMK Negeri Pertanian Pembangunan Lembang, SMKN 3 Cimahi, SMKN 2 Bandung, SMKN 13 Bandung, dan SMKN 1 Jamblang.


    Melalui kerja sama ini, para siswa diharapkan mendapatkan pengalaman belajar yang lebih kontekstual dan aplikatif. Praktik kerja lapangan serta pembelajaran berbasis proyek industri diyakini mampu meningkatkan daya saing lulusan SMK Jawa Barat di tingkat nasional maupun global.


    Langkah strategis ini menjadi bagian dari upaya Pemprov Jabar dalam memperkuat posisi SMK sebagai pilar utama penyedia tenaga kerja terampil. Dengan sinergi antara pemerintah, sekolah, dan industri, pendidikan vokasi di Jawa Barat diharapkan semakin unggul, adaptif, dan mampu menjawab tantangan zaman. (Bachtiar/Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini