• Jelajahi

    Copyright © Liputanbhagasasi
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan


     

    Waspada DBD di Musim Hujan, Masyarakat Diminta Kenali Kendala Pencegahan

    Liputanbhagasasi
    Sabtu, 31 Januari 2026, 12:17 WIB Last Updated 2026-02-01T05:19:36Z

    Liputanbhagasasi.com - Bekasi, 31 Januari 2026 - Memasuki musim hujan, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Curah hujan yang tinggi berpotensi menimbulkan banyak genangan air yang menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti, vektor utama penyebab DBD.

    DBD masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang kerap meningkat pada musim hujan. Nyamuk Aedes aegypti berkembang biak di air bersih yang tergenang, seperti bak mandi, talang air, pot bunga, kaleng bekas, hingga berbagai wadah air di sekitar rumah.

    Kepala [instansi/dinas terkait] menyampaikan bahwa pencegahan DBD sebenarnya dapat dilakukan melalui langkah sederhana dengan menerapkan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus, yakni menguras, menutup, dan mendaur ulang barang bekas, serta menambahkan upaya pencegahan lain seperti penggunaan obat anti nyamuk dan menjaga kebersihan lingkungan.

    “Kesadaran masyarakat menjadi kunci utama dalam pencegahan DBD. Namun di lapangan, masih terdapat sejumlah kendala yang membuat upaya pengendalian belum maksimal,” ujarnya.

    Adapun beberapa kendala utama dalam pencegahan DBD antara lain masih rendahnya kesadaran sebagian warga untuk rutin membersihkan tempat penampungan air, kondisi lingkungan yang padat penduduk sehingga menyulitkan pengawasan jentik nyamuk, perubahan cuaca ekstrem yang mempercepat siklus perkembangbiakan nyamuk, serta keterbatasan peran aktif masyarakat dalam kegiatan gotong royong dan pemeriksaan jentik secara berkala.

    Selain itu, kebiasaan menumpuk barang bekas dan kurangnya pengelolaan sampah rumah tangga juga turut memperbesar risiko penyebaran DBD di lingkungan permukiman.

    Masyarakat diimbau untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala DBD, seperti demam tinggi mendadak, nyeri kepala, nyeri otot dan sendi, mual, hingga muncul bintik merah pada kulit.

    Dengan kerja sama antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, diharapkan angka kasus DBD dapat ditekan, khususnya selama musim hujan. Upaya pencegahan yang konsisten dan kesadaran bersama menjadi langkah penting untuk melindungi kesehatan keluarga dan lingkungan sekitar. (Supri/Tim)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini